Ranny Indah Widianti
Royal Purple Vet Animal Clinic, Bojongsoang, Bandung, 40288

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Memasang jahitan tarsorrhaphy untuk bulbus oculi proptosis pada anjing Pomeranian Diah Ayu Cikita; Maria Elita Reynara Novena Yulianto; Maulinda Rachmawati; Reza Taufiq Subagio; Pranyata Tangguh Waskita; Ranny Indah Widianti
ARSHI Veterinary Letters Vol. 7 No. 3 (2023): ARSHI Veterinary Letters - August 2023
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.7.3.45-46

Abstract

Proptosis bulbus oculi adalah kelainan berupa keluarnya bola mata dari rongga mata yang umumnya terjadi akibat trauma. Tulisan ini melaporkan penanganan proptosis bulbus oculi pada anjing Pomeranian dengan tarsorrhaphy. Tarsorraphy merupakan tindakan bedah untuk menyatukan sebagian atau seluruh kelopak mata atas dan bawah sehingga menutup sebagian atau seluruh mata. Pasca-tarsorrhaphy anjing diberikan antibiotik kombinasi penicillin dan streptomycin, sediaan antiradang sekaligus analgesik meloxicam, serta terapi cairan menggunakan Ringer’s Lactate. Antibiotik amoxicillin/clavulanic acid dan obat penambah darah Fufang E'jiao Jiang® diberikan secara per oral selama 14 hari pasca tarsorrhaphy sebagai pengobatan profilaksis. Metilprednisolon juga diberikan secara per oral selama 3 hari pasca tarsorrhaphy sebagai antiradang. Rawat inap dilakukan selama 24 jam dan teramati adanya discharge pada area tarsorrhaphy. Pemantauan mingguan di klinik disarankan kepada pemilik untuk melihat kondisi mata dan jahitan tarsorrhaphy.