Putu Mira Puspitayani
Study Program of Disaster Management, Faculty of National Security, Republic of Indonesia Defense University, Salemba, Central Jakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Chemical quality assessment of organic cow’s milk at KPSP Setia Kawan Nongkojajar using Lactoscan® technology Johan Valen Febriano Amnifu; I Putu Juli Sukariada; Putu Mira Puspitayani
ARSHI Veterinary Letters Vol. 9 No. 2 (2025): ARSHI Veterinary Letters - May 2025
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.9.2.57-58

Abstract

Susu sapi organik dihasilkan dari sapi yang dibesarkan di lingkungan alami, rendah stres tanpa menggunakan hormon pertumbuhan atau aditif sintetis, sehingga menghasilkan susu dengan nilai gizi tinggi dan aman untuk dikonsumsi langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas susu sapi organik, khususnya kandungan laktosa, lemak, protein, dan titik bekunya, untuk memastikan kepatuhan terhadap Standar Nasional Indonesia (SNI) 3141.1:2011 untuk susu segar. Pengujian kualitas dilakukan dengan menggunakan metode Lactoscan® pada delapan sampel yang dikumpulkan dari berbagai tempat penyimpanan susu di Koperasi Peternakan Sapi Perah Setia Kawan di Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan. Analisis tersebut mengungkapkan kadar rata-rata 4,36% lemak, 2,86% protein, dan 4,36% laktosa, yang semuanya memenuhi atau melampaui persyaratan SNI untuk susu sapi segar. Temuan ini menegaskan bahwa susu organik koperasi memenuhi standar mutu nasional dan dapat dianggap sebagai produk susu yang bergizi dan aman.
Pneumonia mikotik pada seekor kucing domestik yang disebabkan oleh Mycoleptodiscus indicus memiliki potensi zoonosis dan dapat menimbulkan ancaman terhadap keamanan nasional. Putu Mira Puspitayani; Syamsul Maarif; Lilik Kurniawan; Anwar Kurniadi; Wilopo; I Putu Juli Sukariada; Sherli Melani Ludji
ARSHI Veterinary Letters Vol. 9 No. 4 (2025): ARSHI Veterinary Letters - November 2025
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.9.4.107-108

Abstract

Environmental conditions play a critical role in disease transmission in companion animals, particularly in humid settings that facilitate pathogen proliferation and spread. Mycoleptodiscus indicus is an opportunistic, saprobic, and endophytic fungus that causes systemic infections in various hosts, including humans. This case report describes a fatal M. indicus infection in a kitten. Diagnosis involves clinical examination, cytology, fungal culture, necropsy, and histopathological analysis. Gross pathology revealed swelling and hemorrhage in the heart, spleen, kidneys, and liver, with pulmonary necrosis and hemorrhage. Histopathological examination revealed the presence of fungal spores in the pulmonary tissue. Cytological and culture analyses confirmed the presence of M. indicus. The kitten's death resulted from respiratory invasion by M. indicus spores, which led to systemic dissemination and sepsis.