Keterampilan menulis puisi siswa masih belum optimal, menjadi fenomena yang perlu diperhatikan. Model pembelajaran seperti Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) telah terbukti cocok untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis puisi. Selain itu, pengimplementasian model pembelajaran Think Talk Write (TTW) juga menunjukkan potensi untuk melibatkan serta meningkatkan minat siswa dalam proses pembelajaran. Namun, keterbatasan penelitian yang relevan tentang penerapan model-model kooperatif seperti CIRC dan TTW menjadi kedua model tersebut masih kurang dikenal dikalangan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dan model pemeblajaran Think Talk Write (TTW) terhadap keterampilan menulis puisi siswa SD. Metode penelitian menggunakan desain eksperimen semu (quasi experimental design) dengan membandingkan dua kelas eksperimen yang berbeda.. analisis dilakukan melalui uji beda antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara penggunaan model pembelajaran CIRC dan TTW terhadap keterampilan menulis puisi siswa kelas V SD, sebagaimana terbukti dari nilai Uji-t sebesar 7.148, dimana Fhitung >Ftabel (7.148>0.3246) dan sig(2-tailed) <0.05 (0.000 < 0.05). temuan penelitian juga menegaskan bahwa model pembelajaran CIRC lebih efektif dibandingkan model TTW dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas V, sebagaimana terlihat dari peningkatan nilai posttest yang lebih tinggi. Dengan demikian, dalam konteks penelitian ini, disarankan untuk lebih memperhatikan penggunaan model pembelajaran CIRC dalam meningkatkan keterampilan menulis puisis siswa SD.