Mhd Hapis Rambe
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAMPAK KEBIASAAN MEMBACA KONTEN MEDIA SOSIAL TERHADAP PERKEMBANGAN GAYA BICARA ANAK KAJIAN TINJAUAN PUSTAKA Muhammad Ilham Kholiq; Mhd Hapis Rambe; Irwan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49557

Abstract

Children's lives are significantly influenced by the development of digital technology, particularly in the areas of language and communication. Children's habit of reading and consuming various types of content available on social media is a growing phenomenon. The purpose of this study is to review the literature on the influence of children's social media reading habits on the development of their speech patterns. The research methodology used is a descriptive qualitative literature review. The study findings indicate that social media has both advantages and disadvantages. Positively, social media can improve vocabulary and language originality. However, there are also drawbacks, such as a tendency to use simpler sentence structures, an overabundance of slang, and the use of informal language. Consequently, parents and teachers play a crucial role in helping children use social media in ways that best support their language development. Kehidupan anak-anak sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi digital, terutama di bidang bahasa dan komunikasi. Kebiasaan anak-anak membaca dan mengonsumsi berbagai jenis konten yang tersedia di media sosial merupakan salah satu fenomena yang semakin berkembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk meninjau literatur tentang pengaruh kebiasaan membaca media sosial anak-anak terhadap evolusi pola bicara mereka. Metodologi penelitian ini adalah tinjauan literatur kualitatif deskriptif. Temuan studi menunjukkan bahwa media sosial memiliki keuntungan dan kerugian. Secara positif, media sosial dapat meningkatkan kosakata dan orisinalitas bahasa. Namun, ada juga kekurangannya, seperti kecenderungan untuk menggunakan struktur kalimat yang lebih sederhana, pertumbuhan bahasa gaul yang berlebihan, dan penggunaan bahasa yang tidak baku. Akibatnya, orang tua dan guru memainkan peran penting dalam membantu anak-anak menggunakan media sosial dengan cara yang paling mendukung perkembangan bahasa mereka.