Komunikasi merupakan unsur penting dalam pendidikan karena menjadi sarana penyampaian ilmu, nilai, dan pembentukan karakter peserta didik. Dalam perspektif pendidikan Islam, komunikasi tidak hanya dipahami sebagai proses transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai proses pembinaan akhlak, mental, dan spiritual peserta didik. Prof. Zakiah Daradjat sebagai tokoh pendidikan Islam dan psikologi agama di Indonesia menempatkan komunikasi pendidik sebagai faktor utama dalam keberhasilan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep komunikasi pendidik, hakikat metode persuasif, serta implementasi metode persuasif dalam pendidikan Islam menurut pemikiran Zakiah Daradjat. Penelitian menggunakan metode library research dengan sumber data berupa buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan terbit pada rentang 2016–2025. Analisis data dilakukan melalui teknik content analysis dengan menelaah, mengelompokkan, dan menginterpretasikan berbagai literatur yang berkaitan dengan fokus kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pendidik menurut Zakiah Daradjat harus dibangun atas dasar keteladanan, kasih sayang, penghargaan terhadap peserta didik, serta pemahaman terhadap kondisi psikologis mereka. Metode persuasif dipandang sebagai pendekatan pendidikan yang menumbuhkan kesadaran internal peserta didik melalui keteladanan, nasihat, pembiasaan, motivasi, dan pendekatan psikologis. Implementasi metode persuasif tersebut terbukti relevan dalam membentuk karakter, meningkatkan motivasi belajar, dan memperkuat hubungan edukatif antara pendidik dan peserta didik. Dengan demikian, pemikiran Zakiah Daradjat masih memiliki relevansi yang kuat dalam menjawab tantangan pendidikan Islam kontemporer.