Nilai tempat merupakan konsep fundamental dalam pembelajaran matematika dasar karena berkaitan erat dengan sistem bilangan dan operasi aritmatika. Namun, banyak penelitian menunjukkan bahwa siswa sekolah dasar masih mengalami kesalahpahaman mengenai konsep nilai tempat, baik pada bilangan dua digit maupun tiga digit. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahpahaman yang dialami siswa sekolah dasar tentang konsep nilai tempat, mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya, dan merangkum strategi pembelajaran yang dilaporkan efektif dalam mengurangi kesalahpahaman tersebut. Studi ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari berbagai artikel jurnal dan studi sebelumnya yang berkaitan dengan kesalahpahaman nilai tempat di kalangan siswa sekolah dasar. Temuan menunjukkan bahwa kesalahpahaman yang paling umum meliputi kesalahpahaman nilai digit berdasarkan posisi, kesalahan dalam membaca dan menulis angka, dan kesulitan dalam menguraikan angka menjadi satuan, puluhan, dan ratusan. Penyebab kesalahpahaman meliputi pemahaman konseptual yang rendah, pengajaran yang terlalu abstrak, penggunaan media pembelajaran konkret yang terbatas, dan kurangnya penilaian diagnostik dini. Strategi efektif untuk mengurangi kesalahpahaman meliputi penggunaan media konkret, pendekatan Pendidikan Matematika Realistis, dan penilaian diagnostik secara berkala. Oleh karena itu, pembelajaran berorientasi konsep yang didukung oleh pengalaman konkret dapat membantu siswa mengembangkan pemahaman yang lebih bermakna tentang konsep nilai tempat.