Kajian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh yang positif dan signifikan Penyuluhan Agama Kristen degan pendekatan konseling pribadi terhadap penurunan tingkat kecemasan lansia di kelompok binaan ria 1 Desa Paniaran Kecamatan Siborongborong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif quasi eksperimen dan mengambil subjek penelitian sebanyak 17 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner tertutup yang terdiri dari 16 butir pertanyaan variabel X dan Y, kemudian dianalisis dengan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji korelasi Product Moment (rxy), uji t, serta analisis regresi sederhana. Hasil analisis menunjukkan bahwa 1) Uji persyaratan analisis: a) pada uji hubungan positif, diperoleh nilai rxy = 0,526 yang lebih besar dari r tabel = 0,3610, sehingga terdapat hubungan positif antara penyuluhan agama Kristen dengan pendekatan konseling pribadi (X) penurunan tingkat kecemasan lansia (Y), b) pada uji hubungan signifikan, diperoleh nilai t hitung = 8,983 yang lebih besar dari t tabel = 1,753 pada tingkat signifikansi α = 0,05, sehingga hubungan tersebut dianggap signifikan. 2) Uji pengaruh: a) pada uji persamaan regresi, diperoleh persamaan Y = 25,371+ 1,060X, yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan 1 satuan pada penyuluhan agama Kristen dengan pendekatan konseling pribadi akan mempengaruhi penurunan tingkat kecemasan lansia sebesar 1,060 satuan, b) pada uji koefisien determinasi regresi (R²) = 0,791, artinya 62,57,0% dari variasi penurunan tingkat kecemasan lansia dapat dijelaskan oleh penyuluhan agama Kristen dengan pendekatan konseling pribadi, sedangkan 37,43% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar penelitian ini. Dengan demikian, Ha diterima dan Ho ditolak, yang menunjukkan bahwa penyuluhan agama Kristen dengan pendekatan konseling pribadi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penurunan tingkat kecemasan lansia.