M.Hasan Basri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL SUKU SASAK DALAM BAHAN AJAR BIPA TINGKAT B1 hasni, Ziadatul Hasni; Suci Ramdani; M. Abdussyarifulloh; M.Hasan Basri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Released
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT This study aims to describe the local wisdom values contained in the BIPA (Indonesian for Foreign Speakers) Level B1 teaching materials, analyze their relevance to the local wisdom values of the Sasak ethnic community, and explain their implications for the development of local culture-based BIPA teaching materials. This study employed a qualitative approach using content analysis. The data source consisted of the Sahabatku Indonesia Level B1 textbook, which was analyzed through the processes of identifying, classifying, interpreting, and describing the cultural values embedded in the teaching materials. The findings reveal that the BIPA Level B1 teaching materials incorporate various local wisdom values, including mutual cooperation (gotong royong), tolerance, politeness in language use, and environmental awareness. These values are highly relevant to the local wisdom of the Sasak community, such as besiru (mutual cooperation), tindih (linguistic politeness), customary deliberation, and a harmonious social life. The integration of Sasak cultural values into BIPA teaching materials has the potential to enrich foreign learners' intercultural competence, strengthen character education, and support Indonesia's cultural diplomacy. Therefore, the development of BIPA teaching materials that accommodate the diversity of local cultures is essential to create more contextual, inclusive, and culturally representative Indonesian language learning. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai kearifan lokal yang terdapat dalam bahan ajar BIPA tingkat B1, menganalisis relevansinya dengan nilai-nilai kearifan lokal Suku Sasak, serta menjelaskan implikasinya terhadap pengembangan bahan ajar BIPA berbasis budaya lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis). Sumber data penelitian berupa modul Sahabatku Indonesia Tingkat B1 yang dianalisis melalui proses identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan deskripsi terhadap muatan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul BIPA tingkat B1 memuat berbagai nilai kearifan lokal, antara lain gotong royong, toleransi, kesantunan berbahasa, serta penghormatan terhadap lingkungan. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan kearifan lokal masyarakat Suku Sasak, seperti tradisi besiru (gotong royong), tindih (kesantunan berbahasa), musyawarah adat, dan kehidupan yang menjunjung tinggi keharmonisan sosial. Integrasi nilai-nilai budaya Sasak dalam bahan ajar BIPA berpotensi memperkaya kompetensi interkultural pemelajar asing, memperkuat pendidikan karakter, serta mendukung diplomasi budaya Indonesia. Oleh karena itu, pengembangan bahan ajar BIPA yang mengakomodasi keberagaman budaya lokal perlu dilakukan ag ar pembelajaran bahasa Indonesia menjadi lebih kontekstual, inklusif, dan representatif terhadap kekayaan budaya Nusantara.