Saputra, Rulitawati
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI GURU PAI DALAM MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMP DAARUL AITAM PALEMBANG Iqbal Hamid; Sriyanti; Saputra, Rulitawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.62395

Abstract

Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) mempunyai peran strategis dalam memanfaatkan media sosial untuk memperkuat proses pembelajaran di era digital; tulisan ini bertujuan mendeskripsikan implementasi guru PAI dalam menggunakan media sosial, khususnya YouTube dan Google Meet, guna meningkatkan prestasi siswa di SMP Daarul Aitam Palembang; kajian ini juga mengidentifikasi strategi pembelajaran yang diterapkan serta faktor pendukung dan penghambat yang menyertai penerapannya; pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif dengan metode studi kasus, sedangkan data dihimpun melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan yang diperkuat dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu; hasil kajian memperlihatkan bahwa guru PAI telah memanfaatkan YouTube, Google Meet, dan Google AI, disertai media pendukung berupa slide presentasi dan proyektor, untuk menyampaikan materi secara lebih menarik dan mudah dipahami siswa; strategi yang diterapkan mencakup pemanfaatan media audiovisual, microlearning, diskusi kelompok, dan sistem peringkat berbasis motivasi (leaderboard); pemanfaatan media sosial tersebut terbukti mendorong motivasi belajar, keaktifan, dan pemahaman materi siswa sehingga berkontribusi terhadap peningkatan prestasi belajar; faktor pendukung meliputi kesiapan guru, dukungan sekolah, ketersediaan WiFi, dan antusiasme siswa, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan kuota internet dan kemampuan sebagian siswa dalam memilah informasi yang valid, temuan ini menegaskan pentingnya pendampingan guru agar pemanfaatan media sosial tetap terarah pada tujuan pedagogis dan spiritual pembelajaran PAI.