Chintia Nova Marista Manurung
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAMBARAN PSYCHOLOGICAL WELL BEING PADA PEREMPUAN YANG MENIKAH DI USIA DINI AKIBAT MBA DI MEDAN Riska Ismawanty Sipayung; Chintia Nova Marista Manurung
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.64580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran psychological well-being pada perempuan yang menikah di usia dini akibat Marriage by Accident (MBA) di Kota Medan. Pernikahan usia dini yang terjadi akibat kehamilan di luar nikah sering kali menimbulkan berbagai konsekuensi psikologis, sosial, dan emosional yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis perempuan dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian berjumlah dua orang perempuan yang menikah pada usia dini akibat MBA, dengan karakteristik berusia 15–19 tahun dan telah menjalani pernikahan selama minimal satu tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa psychological well-being kedua subjek belum berkembang secara optimal pada seluruh dimensi yang dikemukakan oleh Ryff, yaitu self-acceptance, positive relations with others, autonomy, environmental mastery, purpose in life, dan personal growth. Pada awal pernikahan, kedua subjek mengalami perasaan takut, malu, penyesalan, serta kesulitan menerima keadaan akibat kehamilan di luar nikah. Meskipun demikian, seiring berjalannya waktu keduanya mulai berupaya beradaptasi dengan peran sebagai istri dan ibu melalui dukungan keluarga, pasangan, serta pengalaman hidup yang dijalani. Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan sosial, penerimaan diri, kematangan emosi, dan kemampuan beradaptasi merupakan faktor penting dalam membentuk psychological well-being perempuan yang menikah di usia dini akibat MBA.