Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Membangun Digital Ethics Melalui Literasi Digital Bagi Generasi Z Di SMK Kebangsaan Tangerang Selatan Syahrul Muharom; Ikmah Wati; Irna Wati; Muhamad Ihsan G; Asep Mulyana
JEMTRAMAS: Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2026): JEMTRAMAS Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat
Publisher : PT LABIQA NASHA MULTIKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek fundamental dalam sistem pendidikan nasional yang berperan penting dalam membentuk kepribadian peserta didik, khususnya dalam membangun etika berinteraksi di lingkungan sekolah. Pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), permasalahan etika berinteraksi antar siswa masih kerap ditemukan, seperti rendahnya sikap saling menghargai, kurangnya empati sosial, lemahnya tanggung jawab, serta pola komunikasi yang kurang santun. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penguatan pendidikan karakter yang terintegrasi dan aplikatif. Mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai karakter dan etika sosial yang berlandaskan Pancasila, karena memadukan aspek pengetahuan kewarganegaraan, sikap moral, dan perilaku sosial peserta didik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan sikap siswa terhadap etika berinteraksi melalui pendidikan karakter berbasis PPKn. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif-partisipatif yang menempatkan  siswa sebagai subjek utama pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi perencanaan dan koordinasi dengan pihak sekolah, analisis kebutuhan, penyusunan materi, pelaksanaan seminar interaktif, diskusi kelompok, workshop, serta simulasi peran (role play). Pendekatan ini dirancang untuk mendorong keterlibatan aktif siswa sekaligus memfasilitasi proses internalisasi nilai karakter secara reflektif dan kontekstual melalui pengalaman belajar langsung. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa siswa memberikan respons positif dan menunjukkan tingkat partisipasi yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Terdapat peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep etika berinteraksi, berkembangnya sikap saling menghargai dan empati, serta kemampuan berkomunikasi secara lebih santun dan bertanggung jawab dalam lingkungan sekolah. Selain itu, kegiatan PKM ini turut berkontribusi dalam menciptakan iklim sosial sekolah yang lebih harmonis dan kondusif. Dengan demikian, kegiatan PKM ini dapat menjadi salah satu alternatif model implementasi pendidikan karakter berbasis PPKn yang efektif dalam membangun etika berinteraksi siswa di lingkungan SMK secara berkelanjutan.