Lusy Tunik Muharlisiani
Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENYULUHAN TENTANG PENANGGULANGAN PERUNDUNGAN DAN KEKERASAN SEKSUAL DI SEKOLAH BAGI CALON GURU PESERTA PENDIDIKAN PROFESI UNIVERSITAS WIJAYA KUSUMA SURABAYA Fransisca Dwi Harjanti; Fatkul Anam; Anik Kirana; Lusy Tunik Muharlisiani
Jurnal Terapan Abdimas Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v10i2.22702

Abstract

Abstract. This community service activity aimed to improve the competence of pre-service teachers in preventing and handling bullying and sexual violence in schools. The program was conducted by lecturers of the Teacher Professional Education Program at Universitas Wijaya Kusuma Surabaya and held offline at Pendopo Agung Mojokerto on May 24, 2025, with 107 participants. The method used included structured phases: preparation (participant registration and material development), implementation (lectures, experience sharing, and expert-led discussions), and evaluation. Materials covered types, impacts, and prevention strategies of school-based bullying and sexual violence, delivered by experienced psychologists and education experts. Evaluation was conducted using post-activity questionnaires via Google Forms to assess participant understanding and satisfaction. Results showed increased awareness and readiness among participants to address these issues during teaching practice. Participants were also encouraged to compile reflective case reports based on field experiences as concrete outputs. This activity not only supported lecturers in fulfilling their tri dharma responsibilities but also contributed to equipping future educators with practical strategies to create safe, inclusive learning environments. Follow-up efforts included participant commitment to disseminate anti-violence values and integrate prevention strategies into classroom practices   Abstrak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi calon guru dalam mencegah dan menangani kasus perundungan serta kekerasan seksual di lingkungan sekolah. Program dilaksanakan oleh dosen Program Pendidikan Profesi Guru Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dan diselenggarakan secara luring pada 24 Mei 2025 di Pendopo Agung Mojokerto, dengan jumlah peserta sebanyak 107 orang. Metode pelaksanaan mencakup beberapa tahapan, yaitu persiapan (pendaftaran peserta dan penyusunan materi), pelaksanaan (ceramah, diskusi pengalaman lapangan, serta penyuluhan oleh narasumber ahli), dan evaluasi. Materi yang disampaikan meliputi jenis, dampak, dan strategi pencegahan perundungan dan kekerasan seksual di sekolah, dengan pendekatan partisipatif. Evaluasi dilakukan melalui angket online untuk mengukur pemahaman dan kepuasan peserta terhadap kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran dan kesiapan peserta dalam menghadapi isu-isu tersebut selama praktik mengajar. Peserta juga didorong untuk menyusun laporan studi kasus berdasarkan pengalaman di lapangan sebagai luaran nyata kegiatan. Selain memenuhi kewajiban tridharma perguruan tinggi, kegiatan ini turut membekali calon guru dengan strategi aplikatif untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif. Tindak lanjut kegiatan dilakukan melalui komitmen peserta dalam menyosialisasikan materi ke rekan sejawat di sekolah masing-masing.