Suryana
Poltekkes Kemenkes Aceh, Aceh, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DESCRIPTION OF KNOWLEDGE AND COMPLIANCE WITH THE CONSUMPTION OF BLOOD ENHANCERS FOR ADOLESCENT GIRLS IN SMA NEGERI 1 UNGGUL DARUL IMARAH LAMPEUNEURUT ACEH BESAR Naziratul Amira; Yulia Fitri; Agus Hendra; Nunung Srimulyani; Suryana
Aceh Health Sciences Journal Vol 1 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : LLDIKTI WILAYAH XIII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64958/ajohi.v1i2.42

Abstract

Anemia ialah suatu masalah gizi yang belum teratasi. Anemia umumnya terjadi terhadap remaja yang dapat berdampak bagi perkembangan serta pertumbuhan dan dapat berlanjut terhadap masalah gizi dewasa. Pemerintah Indonesia memberikan prioritas untuk pemberian tablet tambah darah pada institusi sekolah guna intensifikasi penanggulangan serta pencegahan anemia terhadap remaja putri. Diketahui bahwa di SMA Negeri 1 Unggul Darul Imarah, terdapat program rutin pembagian tablet tambah darah setiap Senin. Penelitian ini mempunyai tujuan guna melihat kepatuhan serta pengetahuan remaja putri dalam mengonsumsi tablet tambah darah. Penelitian ini bersifat deskriptif observasional melalui pendekatan cross sectional. Dilaksanakan pada bulan April 2024, lokasi penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Unggul Darul Imarah, Lampeuneurut, Aceh Besar. Subjek yang diambil sebanyak 54 siswi secara random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan wawancara. Jenis analisis yang digunakan adalah analisis univariat, dengan dua variabel yang digunakan, yaitu pengetahuan dan kepatuhan. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar responden mempunyai pengetahuan cukup yaitu sebesar 55.6% dan hampir kebanyakan siswi tidak patuh saat meminum tablet tambah darah yaitu sebesar 88.8%. Tingkat pengetahuan dan kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMA Negeri 1 Unggul Darul Imarah berada pada kategori pengetahuan cukup dan tidak patuh.