Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat menuntut adanya perubahan dalam proses pembelajaran di sekolah, termasuk pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di jenjang sekolah dasar. IPAS merupakan mata pelajaran yang menggabungkan konsep sains dan sosial yang bersifat kontekstual, sehingga membutuhkan media pembelajaran yang mampu menjembatani konsep abstrak dengan pengalaman nyata siswa. Namun, pada kenyataannya, proses pembelajaran IPAS di banyak sekolah dasar masih didominasi oleh metode konvensional, seperti ceramah dan penggunaan buku cetak sebagai satu-satunya sumber belajar. Kondisi ini menyebabkan siswa cenderung pasif, kurang termotivasi, dan kesulitan memahami materi yang bersifat abstrak, sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Rendahnya hasil belajar tersebut juga dipengaruhi oleh minimnya variasi media pembelajaran yang digunakan guru. Padahal, di era digital saat ini, siswa sekolah dasar tumbuh sebagai generasi yang akrab dengan teknologi, sehingga pembelajaran berbasis digital dinilai lebih relevan dan mampu menarik minat belajar mereka. Salah satu alternatif yang dapat dimanfaatkan adalah pengembangan e-modul interaktif berbasis aplikasi Canva. Canva dipilih karena menyediakan fitur yang mudah digunakan, mendukung integrasi gambar, video, animasi, dan latihan soal interaktif dalam satu tampilan yang menarik, sehingga siswa tidak hanya menjadi pembaca pasif, melainkan dapat berinteraksi langsung dengan materi. Penggunaan e-modul interaktif berbasis Canva diharapkan mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan aktif, dan pemahaman konsep siswa terhadap materi IPAS, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan hasil belajar. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti tertarik melakukan penelitian mengenai analisis penggunaan e-modul interaktif berbasis Canva terhadap peningkatan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar, dengan teknik pengumpulan data berupa tes hasil belajar, observasi, angket, dan dokumentasi.