p-Index From 2021 - 2026
0.882
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik Silitek
Ely Mulyati
Program Studi Teknik Sipil Universitas Bina Darma

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERENCANAAN INSTALASI PENGELOLAAN AIR LIMBAH (IPAL) DI PLTU 3×10 MW BUKIT ASAM Hendro Wahyu Anzis; Farlin Rosyad; Ely Mulyati
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 01 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/2kffvd76

Abstract

Kegiatan operasional PLTU 3×10 MW Bukit Asam menghasilkan air limbah domestik. air limbah yang dihasilkan dari kegiatan penunjang domestik yang berasal dari toilet kantor, toilet control room, toilet elektrikal dan workshop, toilet security depan, toilet security belakang, toilet laboraorium, toilet teknisi WTP, musholla dan kegiatan penyimpanan sementara abu batu bara fly ash dan bottom ash (FABA). Perencanaan untuk pengelolaan air limbah domestik sangat diperlukan dengan tujuan merencanakan IPAL  terintegrasi yang tepat untuk PLTU 3×10 MW Bukit Asam dan perhitungan BOQ atau Bill of Quantity dan RAB Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) PLTU 3×10 MW Bukit Asam dan membuat Sistem Aliran Pipa dari tangki Septik tank ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Manfaat dari perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) adalah sebagai bahan pertimbangan yang dapat dijadikan acuan berupa desain IPAL  terintegrasi yang sesuai dengan karakteristik air limbah domestik di PLTU 3×10 MW Bukit Asam. Dari hasil perencanaan dapat disimpulkan teknologi yang diterapkan meliputi Grease Trap, Oil Catcher, Grif Chamber, Bak Ekualisasi, Bak Pengendapan Awal, Biologi Aerasi, Bak Pengendapan Akhir, Desinfeksi, Bak Bioindikator, Pompa Effluen, Thickener, dan Sludge Drying Bed. Total Rencana Anggaran Biaya yang diperlukan untuk membangun IPAL PLTU 3×10 MW Bukit Asam yakni Rp  878.783.331.106.
PEMANFAATAN AIR HUJAN PADA KANTOR OPERASI TAMBANG DAN HD, SSE, SHOVEL, WORKSHOP BANKO BARAT Hanifah Rahmiati; Firdaus; Ely Mulyati
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/twt8vh28

Abstract

Penelitian ini membahas perencanaan sistem pemanfaatan air hujan sebagai sumber air bersih non-konsumtif pada Kantor Operasi Tambang dan HD, SSE, Shovel, Workshop Banko Barat PT XYZ Kebutuhan air bersih harian dihitung berdasarkan jumlah pengguna gedung sebanyak 392 orang, mengacu pada SNI 03-7065-2005, yaitu sebesar 23,52 m³/hari. Potensi ketersediaan air hujan dianalisis menggunakan data curah hujan maksimum harian 10 tahun terakhir dengan metode distribusi Log Pearson Tipe III, diperoleh curah hujan periode ulang 2 tahun sebesar 494,632 mm. Dengan luas atap tangkapan 4.617,04 m² dan koefisien limpasan 0,8, volume ketersediaan air hujan mencapai 10.786,74 m³/tahun, melebihi kebutuhan tahunan sebesar 8.561,28 m³, sehingga terdapat surplus. Sistem penampungan direncanakan dalam dua alternatif, yaitu tangki atas berbahan Fiberglass Reinforced Plastic (FRP) berkapasitas 40 m³ dan bak bawah beton bertulang berkapasitas 23,52 m³. Distribusi air menggunakan pompa sentrifugal vertical multistage Grundfos CR 10-3 berkapasitas 10 m³/jam dengan head total maksimum 23 m, dilengkapi unit filtrasi HYDRO STF-12 untuk peningkatan kualitas air. Perhitungan Rencana Anggaran Biaya menunjukkan kebutuhan biaya Rp437.855.000,00 untuk alternatif FRP dan Rp286.538.000,00 untuk alternatif beton bertulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pemanfaatan air hujan pada gedung MSF Banko Barat mampu memenuhi kebutuhan air bersih saniter secara berkelanjutan dan mendukung penghematan penggunaan sumber daya air di lingkungan tambang.
PERENCANAAN CAMPURAN ASPAL BETON MENGGUNAKAN GRADASI AGREGAT NO 4 SNI NO 1737-1989F Riki Aprianto; Farlin Rosyad; Ely Mulyati
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/9ny4jj31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik campuran aspal porus dengan gradasi agregat No.4 sesuai SNI No.1737-1989 F, menggunakan aspal penetrasi 60/70 untuk lalu lintas ringan. Aspal porus dipilih karena kemampuannya meningkatkan fungsi drainase dan keselamatan berkendara. Pengujian dilakukan di Laboratorium Global Engineering meliputi uji sifat fisik agregat, filler, dan aspal, serta pengujian Marshall dengan variasi kadar aspal 4,5%, 5,0%, 5,5%, 6,0%, dan 6,5%. Hasil pengujian menunjukkan seluruh material memenuhi spesifikasi Bina Marga 2018 dan SNI. Kadar Aspal Optimum (KAO) diperoleh sebesar 5,75%. Nilai stabilitas berkisar 438–556,1 kg, flow 3,3–3,8 mm, VIM 18,53–22,72%, dan density 2,069–2,128 gr/cc, seluruhnya memenuhi standar. Peningkatan kadar aspal cenderung menurunkan permeabilitas akibat berkurangnya rongga dalam campuran. Penelitian ini menegaskan bahwa gradasi agregat No.4 dengan KAO 5,75% dapat menghasilkan campuran aspal porus yang memenuhi standar teknis dan sesuai untuk aplikasi pada jalan dengan beban lalu lintas ringan.
EVALUASI KAJI ULANG PENINGKATAN JALAN CAHAYA ALAM - SEGAMIT DI SEMENDO DARAT ULU KABUPATEN MUARA ENIM Slamet Herianto; Ely Mulyati
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/8s6fr233

Abstract

Pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan peningkatan perekonomian daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara teknis pembangunan jalan Cahaya Alam – Segamit di Kabupaten Muara Enim. Evaluasi dilakukan terhadap aspek pekerjaan umum, drainase, pekerjaan tanah dan geosintetik, perkerasan berbutir dan beton semen, serta struktur. Hasil rekapitulasi menunjukkan total biaya pekerjaan sebesar Rp27.560.388.000,00 yang mencakup biaya mobilisasi, manajemen mutu, keselamatan kerja, drainase berupa gorong-gorong beton bertulang berbagai ukuran, pekerjaan galian dan timbunan, serta perkerasan beton semen. Analisis teknis memperlihatkan bahwa komponen terbesar biaya terdapat pada pekerjaan perkerasan berbutir dan beton semen dengan nilai Rp20.611.062.644,95 atau sekitar 83% dari total biaya. Selain itu, aspek keselamatan lalu lintas, pengujian lingkungan, serta manajemen mutu juga diperhatikan sesuai standar Spesifikasi Umum 2018. Berdasarkan hasil evaluasi, pembangunan jalan Cahaya Alam – Segamit telah memenuhi persyaratan teknis dari segi perencanaan volume pekerjaan, jenis material, serta standar kualitas yang berlaku. Namun, keberlanjutan proyek perlu didukung dengan pengawasan mutu secara berkala dan pemeliharaan agar fungsi jalan tetap optimal dalam jangka panjang.
TINJAUAN PELAKSANAAN PEKERJAAN ASPAL AC-BC (ASPHALT CONCRETE-BINDER COURSE) PADA PAKET PRESERVASI JALAN TANJUNG BARANGAN Alif Asfairul Arifin; Anggi Purnama Sari Dewi; Ely Mulyati
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/asewes38

Abstract

Preservasi jalan merupakan upaya penting dalam mempertahankan kondisi perkerasan agar tetap berfungsi optimal dan memiliki umur layanan yang panjang. Salah satu pekerjaan utama dalam kegiatan preservasi adalah penghamparan Asphalt Concrete–Binder Course (AC-BC) yang berfungsi sebagai lapisan pengikat antara lapisan pondasi dan lapisan aus. Jalan Tanjung Barangan merupakan ruas jalan dengan tingkat lalu lintas yang cukup tinggi sehingga memerlukan penanganan preservasi guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau tahapan pelaksanaan pekerjaan pengaspalan AC-BC serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan Spesifikasi Umum Bina Marga Divisi 6 Perkerasan Aspal Tahun 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi lapangan selama kegiatan magang pada proyek Preservasi Jalan Tanjung Barangan. Data diperoleh melalui pengamatan langsung terhadap proses pekerjaan yang meliputi pengupasan aspal lama, pembersihan permukaan, penyemprotan lapis resap pengikat, pengangkutan campuran aspal dari Asphalt Mixing Plant (AMP), penghamparan menggunakan asphalt finisher, pemadatan dengan tandem roller dan pneumatic tyred roller, serta pengendalian mutu berupa pemeriksaan suhu dan core drill. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pelaksanaan pekerjaan AC-BC di lapangan telah mengikuti tahapan dan prosedur yang dipersyaratkan dalam spesifikasi teknis, khususnya pada aspek pengendalian suhu campuran dan metode pemadatan. Namun demikian, masih terdapat beberapa aspek teknis yang perlu ditingkatkan agar kesesuaian pelaksanaan terhadap standar dapat tercapai secara maksimal. Penerapan metode kerja yang sesuai spesifikasi dan pengawasan mutu yang berkelanjutan menjadi faktor utama dalam menjamin kualitas lapisan AC-BC pada kegiatan preservasi jalan.