Firza Inaaratud Duja
Program Studi Teknik Sipil Universitas Islam Sultan Agung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KAPASITAS KOLAM RETENSI KENCING DRAIN UNTUK MENANGGULANGI BANJIR (STUDI KASUS SUNGAI WULAN) Firza Inaaratud Duja; Julia Diani; Ari Sentani
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/46vn2b76

Abstract

Banjir di Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus terjadi karena penampang sungai tidak mampu menampung debit air, terutama akibat berkurangnya tampungan Sungai Wulan dan jebolnya tanggul karena curah hujan tinggi. Luapan air menyebabkan genangan di pemukiman dan jalan utama. Pengendalian banjir dilakukan dengan normalisasi sungai, perkuatan tanggul, dan pembangunan kolam retensi untuk menampung debit puncak sementara. Penelitian ini menganalisis kapasitas kolam retensi di Kencing Drain dengan debit rencana dari Sungai Wulan untuk mengurangi risiko banjir secara efektif. Analisis hidrologi dilakukan menggunakan data curah hujan harian maksimum dari tiga stasiun (Wilalung, Wonosegoro, dan Kunthi) di DAS Serang. Pembagian wilayah persebaran curah hujan menggunakan Polygon Thiessen dan penentuan curah hujan rencana dilakukan dengan metode Log Pearson Type III, sedangkan debit banjir rencana dihitung menggunakan Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) Nakayasu untuk berbagai periode ulang hingga 100 tahun. Hasil analisis hidrologi menunjukkan debit banjir rencana pada Q100 sebesar 4934,13 m³/detik, jauh melebihi kapasitas rata-rata sungai yang hanya 463,518 m³/detik, dengan selisih sebesar 4470,614 m³/detik. Debit banjir meningkat signifikan dari jam pertama hingga jam ke-4,51, sebelum akhirnya menurun mulai jam ke-5 hingga jam ke-35. Untuk mengatasi kondisi tersebut, dirancang kolam retensi dengan kapasitas 46.673.206,6 m³, yang direncanakan mampu menampung limpasan dan mengurangi risiko banjir di wilayah terdampak.