Adik Yogi Irfandi
Program Studi Teknik Sipil Universitas Islam Sultan Agung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIFITAS PENGGUNAAN SERBUK ARANG SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON K-175 Adik Yogi Irfandi; Anjam Himma Ali; Prabowo Setiyawan
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/8g516k12

Abstract

Beton merupakan material konstruksi yang biasanya digunakan, terutama dalam pembangunan infrastruktur. Namun demikian, produksi semen berdampak buruk pada lingkungan, terutama karena tingginya emisi karbon dioksida (CO2) yang dihasilkan selama proses pembuatannya. Oleh karena itu, sangat penting untuk mencari alternatif bahan tambahan atau pengganti semen yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen yang dilaksanakan di Laboratorium Teknik Bahan Konstruksi, Fakultas Teknik Unissula. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan kuat tekan beton dengan sebagian komposisi campurannya diganti menggunakan serbuk arang. Beton yang dirancang memiliki mutu K-175. Pengujian kuat tekan dilakukan setelah beton mencapai usia 28 hari, kemudian hasilnya dibandingkan dengan beton tanpa campuran serbuk arang pada usia yang sama. Variasi penggunaan serbuk arang dalam campuran beton adalah sebesar 3%, 5%, dan 10%. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan serbuk arang dengan variasi 3% menghasilkan kuat tekan tertinggi dengan rata-rata mencapai 16,620 MPa. Sebagai pembanding, kuat tekan beton normal K-175 berada pada angka 14,5 MPa. Pada variasi 5%, kuat tekan rata-rata menurun menjadi 12,895 MPa, sedangkan pada variasi 10%, rata-rata kuat tekan turun lebih jauh menjadi 9,846 MPa. Penggantian serbuk arang sebesar 3% memberikan peningkatan kuat tekan sebesar 17%. Namun, pada variasi 5% dan 10%, terjadi penurunan kuat tekan masing-masing sebesar 10% dan 31%.