p-Index From 2021 - 2026
0.882
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik Silitek
Eko Muliawan Satrio
Program Studi Teknik Sipil Universitas Islam Sultan Agung

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISA KAPASITAS AIR BERSIH DAN AIR KOTOR BERDASARKAN SNI 8153-2015 PADA BANGUNAN RUMAH SAKIT (STUDI KASUS : RUMAH SAKIT PRIME CARE SAMARINDA) Diana Indriyani; Diva Umi Hanik; Eko Muliawan Satrio
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/yqth7p07

Abstract

Dalam Tugas Akhir ini membahas tentang analisa kebutuhan air bersih dan air kotor yang dihasilkan, kapasitas instalasi air limbah serta komparasi diameter pipa air buangan perencanaan dengan diameter pipa air buangan berdasarkan analisa dengan Metode Unit Beban Alat Plumbing, dimana analisa ini fokus pada diameter pipa air buangan seluruh lantai dan kapasitas instalasi air limbah rencana yang mengalami kelebihan kapasitas. Analisa ini didasarkan sesuai dengan metode Unit Beban Alat Plumbing dengan komponen diameter perencanaan pipa air buangan dianalisa ulang sesuai dengan koefisien dari fungsi sanitair. Sedangkan, kapasitas instalasi air limbah dianalisa ulang sesuai dengan luas efektif lantai. Perhitungan komponen pipa air buangan dan kapasitas instalasi air dianalisa ulang berdasarkan Metode Unit Beban Alat Plumbing. Berdasarkan hasil yang didapat, analisa dengan metode Unit Beban Alat Plumbing membuktikan diperlukannya evaluasi pada diameter pipa air kotor perencanaan dan kapasitas instalasi air limbah. Berdasarkan hasil yang didapat, analisa dengan metode Unit Beban Alat Plumbing membuktikan diperlukannya evaluasi pada diameter pipa air kotor yaitu pada pipa grey water segmen 5, 6, 7, dan 8 pada lantai 1, pipa grey water lantai 2 di semua segmen dan pipa black water di segmen 4, pipa grey water lantai 3 segmen 2 dan 4 dan pipa grey water lantai 5 segmen 1 dan 2 serta evaluasi pada kapasitas instalasi air limbahnya karena ukuran yang direncanakan pada DED belum memenuhi standar.
OPTIMALISASI WAKTU DAN BIAYA PENGERJAAN BEKISTING DAN PEMBETONAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUSUN DOSEN POLITEKNIK PEKERJAAN UMUM KOTA SEMARANG Vonny Agnesia Shaviola; Eko Muliawan Satrio
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/j4pzh197

Abstract

Proyek Pembangunan Rusun Dosen Politeknik Pekerjaan Umum Kota Semarang membutuhkan manajemen waktu untuk memastikan bahwa semua pekerjaan dilakukan sesuai jadwal atau bahkan bisa selesai dalam waktu efektif dan biaya yang efisien, karena keterlambatan proyek juga dapat menyebabkan berbagai masalah. Oleh sebab itu bahan pertimbangan yang paling utama yaitu biaya, karena sangat rentan sekali terhadap risiko pada kegagalan proyek karena menyangkut dalam jumlah yang besar. Diharapkan penelitian ini dapat menghasilkan metode kerja yang efektif dan efisien dalam segi biaya dan waktu untuk menyelesaikan proyek Pembangunan Rusun Dosen Politeknik Pekerjaan Umum Kota Semarang.. Metode Bekisting Semi Sistem lebih efektif 70% dibandingkan metode Bekisting Semi Sistem. Metode Bekisting Semi Sistem lebih efisien sebesar 173,7%. Metode Bestmittel didapatkan efektifitas sebesar 26,09% atau 6 hari lebih cepat dibandingkan dengan Sika Viscocrate-3115N dan juga metode Bestmittel dapat menghemat 66,53% biaya sebesar Rp. Rp185.121.392 dibandingkan dengan Sika Viscocrate-3115N. Didapatkan hasil kombinasi antara dua pekerjaan yang paling optimal dengan menggunakan Bekisting Semi Sistem dan pembetonan menggunakan Bestmittel.
ANALISA PERHITUNGAN ANGGARAN BIAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE BOW, SNI 2008, DAN PERMEN PUPR NO. 1 TAHUN 2022 Nada Qurrota Ainy; Niken Ayu Widianing Tyas; Eko Muliawan Satrio
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/50r4vd85

Abstract

Perencanaan proyek konstruksi memerlukan perkiraan biaya yang akurat untuk mencapai keuntungan finansial dan meningkatkan efisiensi anggaran biaya, yang mencakup material, tenaga kerja, alat konstruksi, dan waktu. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisa rencana anggaran biaya (RAB) pada pembangunan Gedung Unit Kanker RSUD K.M.R.T Wongsonegoro menggunakan tiga metode yaitu BOW, SNI 2008 dan PERMEN PUPR No. 1 Tahun 2022 dengan acuan daftar harga satuan bahan, upah dan sewa alat menggunakan harga satuan sesuai dengan Peraturan Walikota Semarang No. 3 Tahun 2024. Dari perhitungan RAB menggunakan metode BOW, SNI 2008 dan PERMEN PUPR No. 1 Tahun 2022 didapati hasil rencana anggaran biaya (RAB) dengan metode BOW sebesar Rp. 12.877.284.493,45; SNI 2008 sebesar Rp. 6.833.571.681,40 dan PERMEN PUPR No. 1 Th. 2022 sebesar Rp. 6.561.279.754,59. Perhitungan metode BOW lebih besar 47% dari metode SNI 2008, sedangkan antara metode BOW dengan PERMEN PUPR No. 1 Th. 2022 yakni metode BOW lebih besar 49%. Sedangkan antara metode SNI 2008 dan PERMEN PUPR No. 1 Th. 2022 yakni SNI 2008 lebih besar 4%. Hasil estimasi biaya menggunakan metode PERMEN PUPR No. 1 Th. 2022 merupakan perhitungan yang paling efisien.
ANALISIS EKONOMI DAN FINANSIAL RENCANA JALAN TOL SEMARANG-DEMAK SEKSI 1 DAN JALAN NASIONAL SEMARANG-SAYUNG Kafid Lutfi; Marchel Bagus Septian; Eko Muliawan Satrio
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 01 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/me9wcg51

Abstract

Pembangunan infrastruktur di Indonesia merupakan salah satu prioritas pemerintah dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan konektivitas, serta mempercepat pemerataan pembangunan antar wilayah. Salah satu infrastruktur yang menjadi fokus pembangunan adalah jaringan jalan tol. Jalan Tol Semarang-Demak merupakan salah satu proyek strategis nasional yang bertujuan untuk mendukung percepatan pengembangan wilayah di sekitar Kota Semarang dan Kabupaten Demak, serta meningkatkan daya saing ekonomi Jawa Tengah secara keseluruhan. Dalam Tugas Akhir ini, metode pengambilan data lalu lintas yang digunakan dalam penyusunan tugas akhir ini merupakan data primer yang diperoleh dari hasil survey kendaraan jalan eksisting. Kemudian dalam trip assignment untuk mengetahui jumlah kendaraan yang berpindah dari jalan nasional Semarang-Sayung ke jalan Tol digunakan metode Davidson. Untuk menganalisis BOK menggunakan metode yang dikembangkan LAPI-ITB (1997) yeng bekerja sama dengan KBK Rekayasa Transportasi.Sedangakan untuk Nilai Waktu Menggunakan Metode Jasa Marga. Hasilnya perhitungan Bok pada kondisi without Project dan with project diperoleh penghematan paling rendah pada tahun 2024 sebesar -Rp 180.892.005.444. dan hasil perhitungan nilai waktu pada kondisi without Project dan with project diperoleh penghematan paling tinggi pada tahun 2047 sebesar Rp 395.606.652.099 dengan presentase 28,30%.
ANALISA PERBANDINGAN WAKTU DAN BIAYA KONSTRUKSI PIER HEAD METODE SOSROBAHU DAN METODE KONVENSIONAL PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL SEMARANG – DEMAK SEKSI 1A Ricki Wijayanto; Eko Muliawan Satrio
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 02 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/pks79404

Abstract

Pekerjaan pierhead merupakan elemen struktur krusial dalam pembangunan jalan layang yang berfungsi menyalurkan beban dari struktur atas ke bawah. Pada proyek dengan keterbatasan ruang kerja dan lalu lintas padat, pemilihan metode sangat pelaksanaan sangat mempengaruhi efisiensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan waktu dan biaya konstruksi pierhead menggunakan Metode Sosrobahu dan Metode Konvensional pada Proyek Pembangunana Jalan Tol Semarang - Demak Seksi 1A. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan melakukan observasi lapangan dan analisis data sekunder berupa RAB dan schedule proyek. Data diolah untuk membandingkan produktivitas alat, tenaga kerja, serta total biaya material dan sewa alat dari kedua metode tersebut pada pilar P6 dan P10. Hasil penelitian menunjukan bahwa Metode Konvensional cenderung lebih efisien dalam segi biaya dan waktu, dengan total biaya Rp. 1.944.417.449 dan durasi 41 hari per pierhead. Sedangkan Metode Sosrobahu memerlukan biaya Rp. 2.487.397.770 dengan durasi 37 hari. Walaupun Metode Konvensional memiliki durasi pekerjaan yang lebih lama namun melihat dari sedikitnya selisih maka bisa disimpulkan bahwa Metode konvensional dinilai lebih signifikan. Kemudian meskipun Metode Sosrobahu lebih mahal, Metode Sosrobahu merupakan solusi tepat untuk meminimalisir gangguan lalu lintas pada area kerja yang terbatas.