p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik Silitek
Slamet Imam Wahyudi
Program Studi Teknik Sipil Universitas Islam Sultan Agung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS HIDROLIKA BANGUNAN SIPHON SEBAGAI PENGHUBUNG SALURAN SRIWULAN SAYUNG Noval Sigit Abrar H; Sagata Manik M; Slamet Imam Wahyudi; Moh Faiqun Ni'am
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 01 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/sdjagd22

Abstract

Analisis hidrolika bangunan siphon merupakan aspek penting dalam perencanaan sistem irigasi. Permasalahan umum dalam operasional siphon meliputi kehilangan energi (head loss), penurunan kecepatan aliran, dan risiko sedimentasi yang dapat mengganggu kinerja bangunan (French, 1985). Kondisi aliran dalam siphon dipengaruhi oleh debit, diameter pipa, kekasaran mateial, dan perbedaan elevasi (chow, 1959). Kesalahan dalam analisis hidrolika apat menyebabkan kegagalan fungsi siphon, seperti tidak tercapainya debit rencana yang berpotensi merusak struktur bangunan. Kajianini bertujuan mengidentifikasi desain bangunan siphon sebagai saluran penghubung kali Sriwulan-Sayung serta menganalisis fluktuasi muka air dengan perhitungan manual dan aplikasi Hec-Ras. Metode yang digunakan meliputi penelitian primer melalui survei lapangan menggunakan menggunakan meteran dan tongkat bambu untuk mendapatkan dimensi bangunan siphon eksisting. Sedangkan metode sekunder diperoleh dari referensi jurnal dan denah topografi. Hasil perhitungan manual dengan Excel menunjukkan kehilangan energi total pada inlet sebesar 1,2224 m, kehilangan energi akibat friksi sebesar 0,0456 m, dan kehilangan energi total pada outlet sebesar 0,1365 m. Berdasarkan analisis Hec-Ras, pada kali Kaidin 1 (kiri), elevasi muka air di upstream (200 River Sta) adalah +3,78 m dan downstream (0 River Sta) adalah +3,6 m. Pada kali Kaidin 2 (kanan), nilai nya sama seperti kali Kaidin 1. Pada saluran siphon menuju Sriwulan, elevasi muka air upstream (200 River Sta) sebesar +3,6 m dan downstream (0 River Sta) sebesar +3,5 m.
PENGARUH KETINGGIAN AIR PASANG SUNGAI WISO TERHADAP ELEVASI AIR DI ALUN - ALUN KOTA JEPARA Artha Nicgara Bella Wijaya; Nanang Abdul Kharis; Slamet Imam Wahyudi
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/yanvnj26

Abstract

Pasang surut merupakan fenomena alam di laut yang ditandai dengan naik turunnya permukaan air laut akibat pengaruh gravitasi Bulan dan Matahari. Kondisi topografi Alun-Alun Kota Jepara yang berada lebih rendah dari permukaan laut menyebabkan kawasan ini sering mengalami banjir, terutama ketika pasang tinggi bertepatan dengan curah hujan deras. Air hujan tidak dapat mengalir ke Sungai Wiso karena elevasi air di alun-alun sama atau lebih rendah dari elevasi air sungai saat pasang. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan dan mengolah data elevasi dari Alun-Alun hingga muara Sungai Wiso. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elevasi Alun-Alun Kota Jepara memang tidak lebih tinggi dibanding elevasi Sungai Wiso pada kondisi pasang dan debit banjir tinggi, sehingga mengakibatkan air menggenang dan memicu banjir di kawasan tersebut.