Deswita Ananda Prayuda
Program Studi Ilmu Lingkungan Universitas Bojonegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAMPAK LIMBAH INDUSTRI TAHU TERHADAP ASPEK KESEHATAN MASYARAKAT DI DESA LEDOK KULON KECAMATAN BOJONEGORO KABUPATEN BOJONEGORO Deswita Ananda Prayuda; Laily Agustina Rahmawati; Oktavianus Cahya Anggara
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/1rzqwb40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak limbah industri tahu terhadap aspek kesehatan lingkungan di Desa Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro. Latar belakang penelitian ini berangkat dari permasalahan pencemaran lingkungan yang ditimbulkan akibat pembuangan limbah cair tahu yang belum diolah secara maksimal sehingga menimbulkan bau tidak sedap, perubahan warna air, dan potensi gangguan kesehatan bagi masyarakat. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui dan mengidentifikasi dampak yang ditimbulkan oleh limbah industri tahu terhadap kesehatan masyarakat di desa Ledok Kulon. Metode penelitian ini yang digunakan adalah metode deskriptif kualittif dengan teknik pengumpuln data melalui kuesioner, observasi lapangan, dan dokumentasi. Sampel penelitian melibatkan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan industri tahu. Analisis data dilakukan dengan pendekatan persentase untuk menggambarkan persepsi dan tingkat dampak yang dirasakan masyarakat terhadap kondisi lingkungan. Hail penelitian menunjukkan bahwa limbah industri tahu memberikan dampak nyata terhadap kualitas lingkungan, terutama pada aspek bau, kebersihan air, dan kenyamanan lingkungan sekitar. Sebagian besar responden menyatakan bahwa limbah tahu memengaruhi kesehatan lingkungan, khususnya risiko gangguan pernapasan dan sanitasi yang kurang baik. Berdasarkan temuan tersebut, diperlukan upaya peneglolaan limbah yang lebih efektif oleh pihak industri serta peningkatan pengawasan lingkungan.