Bayu Nuar Khadapi Hasibuan
Program Studi Teknik Elektro Universitas Pertahanan Republik Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KINERJA BATERAI AIR LAUT BERBASIS ELEKTRODA MAGNESIUM–TEMBAGA SEBAGAI SUMBER ENERGI PENERANGAN KAPAL NELAYAN Hizkia Purba; Rangga Taqwa; H.A. Danang Rimbawa; Bayu Nuar Khadapi Hasibuan
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/qhv87y09

Abstract

Kebutuhan energi listrik pada kapal nelayan skala kecil masih didominasi oleh sumber berbahan bakar fosil yang rentan terhadap kelangkaan dan fluktuasi harga, sehingga diperlukan alternatif energi terbarukan yang sederhana, terjangkau, dan mudah diaplikasikan di wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja baterai air laut sebagai sumber energi listrik dengan memanfaatkan sifat elektrolit alami air laut dan pasangan elektroda magnesium–tembaga, serta mengevaluasi kelayakannya sebagai sumber penerangan kapal nelayan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan perancangan sel elektrokimia berbasis air laut sebagai elektrolit, elektroda magnesium sebagai anoda dan tembaga sebagai katoda, serta penambahan bubuk karbon untuk meningkatkan laju reaksi elektrokimia. Parameter yang diuji meliputi tegangan keluaran, kestabilan kinerja terhadap waktu pemakaian, dan konfigurasi sel tunggal maupun sel seri. Hasil pengujian menunjukkan bahwa satu sel baterai air laut mampu menghasilkan tegangan sebesar 1,74–1,85 V, sedangkan dua sel yang dirangkai secara seri menghasilkan tegangan total hingga 3,26 V dengan kondisi kinerja yang stabil pada fase awal pengujian. Tegangan yang dihasilkan terbukti cukup untuk menyalakan lampu penerangan berdaya rendah, sehingga baterai air laut berpotensi diaplikasikan sebagai sumber energi listrik alternatif untuk penerangan kapal nelayan skala kecil di wilayah pesisir.