Eko Triono
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POTRET INTERNALISASI MODERASI BERAGAMA DALAM PUISI JALALUDDIN RUMI PADA FILOSOFI PEMBACAAN SEBAGAI SUMBER INSPIRASI PENCIPTAAN PUISI MAHASISWA Sri Lestari; Eko Triono; Hubbi Saufan Hilmi
Vol. 3 No. 2 (2025): Special Issue: Cultural Resilience and Digital Literacy for a Diverse Society 978-996
Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian apresiasi puisi memerlukan internalisasi moderasi beragama untuk mendukung kelangsungan pembelajaran sastra di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Salah satu cara untuk menginternalisasi hal ini yaitu melalui perkuliahan moderasi beragama yang diambil dari pendapat tokoh-tokoh moderat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan potret internalisasi moderasi beragama dalam ajaran Jalaluddin Rumi sebagaimana disampaikan oleh Fahrudin Faiz melalui filosofi Al-Qur'an dalam mata kuliah apresiasi puisi pada Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Adab dan Bahasa, UIN Raden Mas Said Surakarta. Potret internalisasi ini dilihat dari sudut pandang makna puisi yang disampaikan di YouTube, yang kemudian direfleksikan dalam puisi-puisi yang diciptakan oleh mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, analisis konten, dan dokumentasi. Data dalam penelitian ini berupa kutipan-kutipan YouTube Fahrudin Faiz tentang penafsiran ajaran tasawuf, khususnya moderasi beragama Jalaluddin Rumi, serta puisi-puisi mahasiswa yang diciptakan berdasarkan inspirasi dari tayangan tersebut. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, teknik validasi data menggunakan triangulasi teori dan metode, serta teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama melalui saluran YouTube Fahrudin Faiz menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: (1) Kajian semiotik Pierce, (2) Pemahaman mahasiswa tentang moderasi beragama, dan (3) Internalisasi moderasi beragama dalam perkuliahan studi puisi.