Nurwasilah Putri
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan Pengkaderan Mahasiswa untuk Meningkatkan Kepemimpinan dan Kapasitas Organisasi Paguyuban Nurwasilah Putri
El-Khidmat Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/kjpm.v3i2.42454

Abstract

Pengkaderan mahasiswa dalam organisasi paguyuban merupakan proses penting dalam membentuk kader yang memiliki kapasitas kepemimpinan, wawasan kemahasiswaan, landasan spiritual, kemampuan berpikir ilmiah, dan kesadaran kebangsaan. Namun, proses kaderisasi tidak cukup dilakukan melalui penyampaian materi secara teoritis, tetapi membutuhkan pendampingan yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berdiskusi, merefleksikan pengalaman, dan menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan organisasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas mahasiswa melalui pendampingan pengkaderan berbasis diskusi tematik. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan pendampingan, evaluasi, refleksi, dan tindak lanjut. Peserta memperoleh pendampingan melalui lima materi utama, yaitu Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK), kemahasiswaan, ketauhidan, kerangka berpikir ilmiah, dan kebangsaan. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, pertukaran pengalaman, dan refleksi. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi peserta, diskusi reflektif, dan angket respons. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan memberikan ruang kepada mahasiswa untuk memperluas pemahaman mengenai kepemimpinan, tanggung jawab kemahasiswaan, nilai spiritual dan moral, berpikir kritis dan sistematis, serta wawasan kebangsaan. Integrasi kelima materi tersebut memberikan kerangka kaderisasi yang lebih komprehensif karena menghubungkan aspek kepemimpinan, spiritualitas, intelektualitas, kehidupan kemahasiswaan, dan tanggung jawab sosial. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan pengkaderan berbasis diskusi tematik dapat menjadi salah satu strategi dalam memperkuat kapasitas kader organisasi paguyuban. Keberlanjutan program perlu diarahkan pada pendampingan rutin, praktik kepemimpinan, kegiatan sosial, dan evaluasi perkembangan kader secara berkesinambungan.