Syerlia Sinaga
Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Katolik Santo Thomas

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Aplikasi Mobile Berbasis Android Bagi Jemaat Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Runggun Samura Kaban Jahe Kabupaten Karo Romanus Damanik; Wasit Ginting; Alex Rikki; Syerlia Sinaga
Citra Abdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Januari 2026
Publisher : Yayasan Citra Cita Milenial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53842/7dq7n229

Abstract

Perkembangan teknologi informasi berbasis Android memberikan peluang untuk meningkatkan kemampuan administrasi dan pengelolaan data pada organisasi keagamaan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengurus serta jemaat Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Klasis Kabanjahe-Sukarame (Kasura), Kabupaten Karo, dalam menggunakan aplikasi berbasis Android, khususnya Sistem Informasi Anggota Jemaat (SIAJ GBKP). Permasalahan yang dihadapi mitra adalah belum optimalnya pengelolaan dan pengentrian data anggota jemaat meskipun sistem informasi telah tersedia. Kegiatan dilaksanakan melalui tahap persiapan, penyusunan materi, pelaksanaan pelatihan, penyampaian materi, praktik, dan tanya jawab. Pelatihan dilaksanakan pada 5–6 Agustus 2022 pukul 08.00–17.00 WIB di Kantor Klasis Kasura GBKP dengan sasaran pengurus majelis runggun dan jemaat. Materi pelatihan meliputi pengenalan aplikasi Android, cara mengunduh dan menggunakan aplikasi, serta praktik pengisian dan pengelolaan data anggota jemaat pada SIAJ GBKP. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme yang tinggi dan mampu melakukan entri data setelah memperoleh pendampingan selama pelatihan. Kegiatan juga membantu peserta memahami pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung administrasi jemaat secara lebih efektif. Faktor pendukung utama adalah minat dan partisipasi peserta, sedangkan kendala yang dihadapi berupa keterbatasan waktu pelatihan dan belum optimalnya partisipasi dalam pengumpulan data. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan teknologi informasi dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan mendukung pengelolaan administrasi jemaat secara digital