Artha Saragih
Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Perancangan Pengukur Suhu dan Kelembapan Ruang Berbasis Internet of Things (IoT) Artha Saragih; Hamka Ibnu Zufar
INDOTERA - Indonesian Dissemination of Engineering and Applied Technology Research Applications Vol. 2 No. 1 (2026): INDOTERA Vol.2 No.1 Th.2026
Publisher : Bisnis Inovasi Pendidikan dan Teknologi (BIPTEK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi suhu dan kelembapan pada suatu ruangan berperan penting dalam mendukung kenyamanan, produktivitas, serta kesehatan penggunanya. Ketidakstabilan parameter lingkungan tersebut dapat berdampak negatif terhadap aktivitas yang berlangsung di dalam ruangan, bahkan berpotensi memicu gangguan kesehatan. Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat telah memberikan kontribusi signifikan dalam berbagai bidang, termasuk pemantauan lingkungan. Salah satu teknologi yang relevan untuk tujuan tersebut adalah Internet of Things (IoT), yang memungkinkan integrasi perangkat fisik dengan jaringan internet guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk merancang serta mengevaluasi kinerja sistem pemantauan suhu dan kelembapan ruangan berbasis IoT. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan penggambaran terhadap objek teknologi yang dikembangkan. Data pendukung diperoleh melalui studi literatur dari jurnal-jurnal ilmiah yang relevan dengan perancangan sistem pemantauan suhu dan kelembapan berbasis IoT. Sistem dirancang menggunakan perangkat Arduino Uno, Arduino Wemos, sensor DHT11, serta aplikasi Blynk sebagai media monitoring dan notifikasi. Hasil menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mampu beroperasi dengan baik dan memberikan data suhu serta kelembapan secara real-time. Sensor DHT11 menunjukkan tingkat akurasi yang cukup baik dalam membaca kondisi lingkungan. Pada pengujian suhu dalam rentang ideal 18°C–28°C, sistem mencatat suhu sebesar 26,70°C. Sementara itu, pada kondisi kelembapan normal 40,00%–60,00%, sensor mampu membaca nilai sebesar 58,30%. Selain itu, aplikasi Blynk berhasil memberikan notifikasi ketika suhu berada di luar batas normal, yaitu di bawah 18,00°C atau di atas 28,00°C. Berdasarkan pengujian tersebut, dapat disimpulkan bahwa sistem pemantauan suhu dan kelembapan ruangan berbasis IoT ini memiliki kinerja yang memuaskan serta mampu menyajikan informasi lingkungan secara akurat dan real-time sesuai dengan kondisi aktual ruangan.