Naufal Razif Ash Shidiqie
Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sistem Monitoring Suhu Air Kolam Secara Otomatis pada Budidaya Ikan Lele Menggunakan IoT Naufal Razif Ash Shidiqie; Muh Zidan Arif Saputra; Marsahid
INDOTERA - Indonesian Dissemination of Engineering and Applied Technology Research Applications Vol. 2 No. 1 (2026): INDOTERA Vol.2 No.1 Th.2026
Publisher : Bisnis Inovasi Pendidikan dan Teknologi (BIPTEK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya ikan lele merupakan salah satu sektor perikanan dengan tingkat permintaan tinggi di Indonesia, yang didukung oleh kondisi iklim yang sesuai untuk pertumbuhannya. Dalam proses budidaya, kestabilan suhu air kolam menjadi faktor krusial karena ikan lele memiliki sensitivitas tinggi terhadap perubahan suhu lingkungan. Fluktuasi suhu yang ekstrem dapat berdampak negatif terhadap kesehatan, pertumbuhan, serta tingkat kelangsungan hidup ikan. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem pemantauan suhu yang mampu bekerja secara otomatis dan real-time. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring suhu air kolam berbasis mikrokontroler ESP32 dan sensor suhu DS18B20. Metode penelitian meliputi tahap perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, implementasi sistem, serta pengujian kinerja. Sensor DS18B20 digunakan untuk mengukur suhu air, sementara ESP32 berperan dalam pemrosesan data dan pengiriman informasi ke platform Blynk melalui jaringan internet. Sistem juga dilengkapi fitur notifikasi otomatis ketika suhu berada di luar rentang normal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan pengukuran suhu secara akurat dan menampilkan data secara real-time pada aplikasi Blynk. Fitur notifikasi berfungsi dengan baik dalam memberikan peringatan dini terhadap perubahan suhu yang tidak normal. Sistem yang dikembangkan berpotensi meningkatkan efisiensi pemantauan kolam, mengurangi ketergantungan pada pengukuran manual, serta meminimalkan risiko kerugian akibat kematian ikan.