Muh Zidan Saputra
Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Sistem Dynamic Difficulty Adjustment (DDA) pada Game RPG Berbasis Multi-Armed Bandit (MAB) Muh Zidan Saputra; Amru Dzaky Ramadhan; Azizan Barra
INDOTERA - Indonesian Dissemination of Engineering and Applied Technology Research Applications Vol. 2 No. 1 (2026): INDOTERA Vol.2 No.1 Th.2026
Publisher : Bisnis Inovasi Pendidikan dan Teknologi (BIPTEK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keseimbangan tingkat kesulitan merupakan faktor krusial dalam menjaga keterlibatan dan kenyamanan pemain pada permainan digital. Tingkat kesulitan yang terlalu rendah berpotensi menurunkan minat bermain karena sifatnya yang monoton, sementara tingkat kesulitan yang terlalu tinggi dapat memicu rasa frustrasi dan berujung pada penurunan pengalaman bermain. Untuk menjawab tantangan tersebut, pendekatan penyesuaian kesulitan secara dinamis atau Dynamic Difficulty Adjustment (DDA) banyak diadopsi sebagai mekanisme adaptif dalam pengembangan permainan modern. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi sistem DDA berbasis algoritma Multi-Armed Bandit (MAB) pada permainan Role-Playing Game (RPG) pemain tunggal. Sistem yang dikembangkan mampu menentukan tingkat kesulitan secara adaptif dengan mempertimbangkan performa pemain secara waktu nyata (real-time). Proses penelitian dilakukan melalui perancangan simulasi mesin pertarungan antara pemain dan musuh (monster) yang memiliki atribut dinamis, meliputi kesehatan (health), kekuatan serangan (attack), dan pertahanan (defense). Empat varian algoritma MAB diterapkan dalam penelitian ini, yaitu ε-greedy, Upper Confidence Bound (UCB1), Asymptotically Optimal UCB, dan Thompson Sampling. Setiap algoritma diuji dalam skenario Player versus Environment (PvE) dengan rentang 100 hingga 200 ronde permainan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh algoritma MAB mampu mengidentifikasi tingkat kesulitan yang mendekati kondisi optimal. Algoritma Thompson Sampling dan UCB memperlihatkan performa paling konsisten, dengan rata-rata tingkat kemenangan pemain melampaui 55% pada 150 ronde, mendekati nilai ideal sebesar 50% yang merepresentasikan kondisi flow dalam pengalaman bermain. Dibandingkan dengan pendekatan berbasis deep learning, metode MAB memiliki keunggulan dalam efisiensi komputasi, kemampuan adaptasi secara daring, serta transparansi dalam proses pengambilan keputusan. Dengan karakteristik tersebut, sistem DDA berbasis MAB dinilai sebagai solusi yang ringan, praktis, dan mudah diintegrasikan ke dalam permainan RPG tanpa memerlukan data pelatihan awal dalam jumlah besar. Penelitian ini merekomendasikan penerapan DDA pada permainan pemain tunggal sebagai strategi adaptif yang efektif untuk meningkatkan kualitas pengalaman bermain serta mempertahankan retensi pemain dalam jangka panjang.