Alfianingsih
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Persepsi Pengunjung Tentang PraktikĀ  Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Masyarakat di Rammang-Rammang Anastasia Novianti; Alfianingsih; Masri Ridwan; Hardianti
ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business Vol. 2 No. 1 (2026): ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/itinerary.v1i1.1268

Abstract

Rammang-Rammang merupakan salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Maros yang memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wisatawan terhadap daya tarik wisata, kondisi lingkungan, keterlibatan masyarakat lokal, fasilitas wisata, serta pengalaman wisata di kawasan Rammang-Rammang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner Google Form kepada 73 responden yang pernah berkunjung ke Rammang-Rammang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menilai Rammang-Rammang memiliki daya tarik wisata yang unik, lingkungan alam yang masih alami, masyarakat lokal yang ramah, serta memberikan pengalaman wisata yang nyaman dan menarik. Aktivitas yang paling diminati wisatawan adalah menikmati pemandangan karst, fotografi, dan menyusuri sungai. Selain itu, wisatawan juga menilai pengelolaan lingkungan dan kebersihan kawasan wisata sudah cukup baik. Namun, beberapa fasilitas seperti toilet, area istirahat, dan spot pendukung wisata masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan hasil penelitian, model pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat di Rammang-Rammang dapat dikembangkan melalui pelibatan aktif masyarakat lokal dalam pengelolaan wisata, peningkatan fasilitas pendukung, konservasi lingkungan, serta penguatan promosi wisata berbasis digital. Model ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan sehingga keberlanjutan destinasi wisata dapat terjaga.