Mutiara Nur Awalia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Paket Wisata Budaya yang Marketable di Kete Kesu, Kabupaten Toraja Utara, sebagai Upaya Mendukung Layanan Pariwisata Berkelanjutan Mutiara Nur Awalia; Jane Emanuel Hatu; Vinny Corylitha Sarapang; Masri Ridwan
ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business Vol. 2 No. 1 (2026): ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/itinerary.v2i1.1375

Abstract

Kete Kesu merupakan salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Kabupaten Toraja Utara yang memiliki daya tarik berupa kompleks rumah adat Tongkonan, tradisi pemakaman adat Toraja, tau-tau (patung kayu leluhur), serta nilai sejarah dan budaya yang masih terjaga keasliannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner Google Form kepada 59 responden. Variabel penelitian meliputi daya tarik budaya, fasilitas wisata, aksesibilitas, kepuasan wisatawan, potensi ekonomi lokal, dan segmentasi wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memberikan penilaian positif terhadap keunikan budaya Kete Kesu dengan rata-rata skor dimensi daya tarik budaya sebesar 4,61, dimensi fasilitas dan aksesibilitas sebesar 4,37, serta dimensi kepuasan wisatawan sebesar 4,57 dari skala 5. Indikator dengan nilai rata-rata tertinggi adalah tradisi pemakaman adat Toraja sebagai daya tarik utama (mean = 4,75), sementara ketersediaan fasilitas umum memperoleh nilai rata-rata terendah (mean = 4,12). Sebagian besar responden (79,66%) pernah mengunjungi Kete Kesu dan menyatakan tertarik merekomendasikan destinasi kepada wisatawan lain. Segmen wisatawan yang paling dominan adalah mahasiswa dan pelajar (81,36%), yang menilai destinasi ini memiliki nilai edukatif dan historis yang tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kete Kesu memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai paket wisata budaya yang marketable, edukatif, berkelanjutan, dan mampu mendukung peningkatan ekonomi masyarakat lokal.