Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan manajemen kinerja dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas Galesong Utara. Manajemen kinerja merupakan komponen penting dalam memastikan tercapainya indikator pelayanan kesehatan dan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan total sampel 35 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, perawat, bidan, tenaga gizi, sanitarian, farmasi, dan staf administrasi. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, wawancara terstruktur, dan observasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa distribusi frekuensi dan perhitungan nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen kinerja di Puskesmas Galesong Utara berada pada kategori baik, dengan nilai rata-rata skor indikator sebesar 4,1. Indikator tertinggi terkait pengaruh penilaian kinerja terhadap mutu pelayanan dan efektivitas komunikasi antara pimpinan dan staf. Sementara itu, aspek sarana prasarana dan keseimbangan beban kerja masih memerlukan perhatian dan peningkatan. Temuan ini menegaskan pentingnya sistem manajemen kinerja berbasis evaluasi terstruktur, umpan balik, dan pengembangan kompetensi yang berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi manajemen kinerja berkontribusi signifikan terhadap peningkatan mutu pelayanan di puskesmas. Rekomendasi penelitian mencakup penguatan sistem reward, penyediaan pelatihan berkala, dan peningkatan fasilitas pendukung kinerja. Penelitian lanjutan disarankan menggunakan pendekatan mixmethod untuk analisis yang lebih mendalam. Kata kunci : Manajemen Kinerja, Mutu Pelayanan Kesehatan, Puskesmas