Muhammad Andi Septiadi
FISIP UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE JKN SEBAGAI INOVASI PELAYANAN PUBLIK BERBASIS E-GOVERNMENT DALAM PERSPEKTIF DIFUSI INOVASI ROGERS Nazwa Goesiyah; Mutia Fanesha; Muhammad Hafiz Arfian; Muhammad Andi Septiadi
JUKI-USY: Jurnal Administasi Kesehatan USY Vol 2 No 1 (2026): JUKI-USY:JURNAL ADMINISTRASI KESEHATAN
Publisher : Program Studi Administrasi Kesehatan Universitas Syekh Yusuf Al Makassari Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi informasi mendorong pemerintah untuk menghadirkan layanan publik yang lebih modern, salah satunya melalui Aplikasi Mobile JKN yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan. Meski demikian, kehadiran teknologi saja tidak cukup apabila masyarakat selaku pengguna belum benar-benar memanfaatkannya secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan Aplikasi Mobile JKN sebagai inovasi layanan publik digital dengan menggunakan teori Difusi Inovasi Rogers. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan 14 pengguna Mobile JKN dan dilengkapi dengan studi dokumentasi dari berbagai sumber yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mobile JKN memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan, menghemat waktu, dan menyederhanakan proses administrasi. Aplikasi ini juga dinilai sesuai dengan kebutuhan pengguna, tidak terlalu rumit untuk digunakan, dan manfaatnya dapat dirasakan secara langsung. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala seperti koneksi internet yang tidak stabil, gangguan teknis pada sistem, serta masih rendahnya literasi digital pada sebagian pengguna. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang bagaimana masyarakat menerima dan menggunakan Mobile JKN, sekaligus menjadi masukan bagi BPJS Kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan digitalnya agar lebih efektif dan merata.