Ansori Ansori
Universitas Islam Batang Hari, Batang Hari, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembentukan Budaya dan Peran Organisasi Pathul Mubarok; Salman Al Khoiri; Kurnia Ramadhani; Ansori Ansori
Siber Nusantara of Education and Sport Review Vol. 2 No. 2 (2026): Siber Nusantara of Education and Sport Review (April - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/snesr.v2i2.881

Abstract

Budaya organisasi adalah jiwa dari sebuah lembaga atau perusahaan. Ia menentukan bagaimana orang-orang di dalamnya berpikir, bersikap, dan bekerja setiap hari. Artikel ini membahas bagaimana budaya organisasi terbentuk dan apa peran pemimpin dalam proses tersebut, menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Budaya tidak tumbuh begitu saja ia dibentuk secara sengaja maupun tidak, terutama dipengaruhi oleh nilai-nilai dan perilaku para pemimpinnya. Pemimpin yang baik bukan hanya yang pandai memerintah, tetapi juga yang mampu menanamkan nilai-nilai positif, menjadi teladan, dan menciptakan lingkungan yang mendorong setiap anggota untuk berkembang. Kajian ini menunjukkan bahwa keberhasilan pembentukan budaya organisasi sangat bergantung pada konsistensi, keteladanan, dan komunikasi pemimpin dalam menyebarkan nilai-nilai yang ingin ditanamkan.
Perubahan Organisasi dan Desain Intervensi Bunga Adinda Fanesa; Vina Idamatus Sa’adah; Ansori Ansori
Siber Nusantara of Education and Sport Review Vol. 2 No. 2 (2026): Siber Nusantara of Education and Sport Review (April - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/snesr.v2i2.882

Abstract

Setiap organisasi baik perusahaan swasta, lembaga pemerintah, maupun lembaga pendidikan pasti mengalami perubahan. Sayangnya, banyak program perubahan yang gagal bukan karena tujuannya salah, melainkan karena caranya kurang terencana. Tulisan ini membahas bagaimana sebuah intervensi organisasi dirancang dengan baik, mulai dari menetapkan tujuan yang jelas dan terukur (SMART), menyusun langkah-langkah pelaksanaan yang melibatkan semua pihak, hingga merancang cara mengevaluasi hasilnya. Tulisan ini menggunakan metode kajian pustaka terhadap jurnal-jurnal Indonesia yang terbit dalam 10 tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa desain intervensi yang baik adalah yang menggabungkan tiga unsur sekaligus: tujuan yang terukur, pelaksanaan yang melibatkan orang-orang kunci, dan evaluasi yang dilakukan sejak awal hingga akhir program. Kesimpulannya, perubahan organisasi yang berhasil bukan soal seberapa besar anggarannya, tetapi seberapa baik perencanaannya.