Nur Afizah
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene, Sulawesi Barat, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kultur Madrasah dan Dinamika Pembelajaran PAI dalam Bingkai Kurikulum Berbasis Cinta: Analisis Observasi di MTS Negeri 1 Polman Mulyana Mulyana; Arsila Khairunnisa; Nur Afizah; Nia Ramadani; Nursabilah Hamid; Misdayanti Misdayanti; Fajrul Akbar; Abd Rahman; Aldi Aldi; Algazali Algazali
Siber Nusantara of Education and Sport Review Vol. 2 No. 2 (2026): Siber Nusantara of Education and Sport Review (April - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/snesr.v2i2.932

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kultur dan manajemen madrasah, implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), serta potensi pengembangan edupreneurship PAI di MTsN 1 Polewali Mandar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui kegiatan Pengenalan Lapangan Satuan Pendidikan (PLSP) selama 12 hari. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan pihak madrasah, observasi pembelajaran pada mata pelajaran Akidah Akhlak, Al-Qur'an Hadis, dan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), serta observasi lingkungan dan kegiatan madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MTsN 1 Polewali Mandar menerapkan manajemen berbasis sekolah yang menekankan pemberdayaan sumber daya manusia, koordinasi kolaboratif, dan pembiasaan karakter religius sebagai bagian dari kultur madrasah. Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) telah diterapkan pada mata pelajaran rumpun PAI melalui pembelajaran mendalam, integrasi nilai-nilai keislaman, dan pendekatan humanis. Pembelajaran PAI didukung oleh kompetensi guru yang baik dan pemanfaatan teknologi pembelajaran, meskipun tingkat partisipasi peserta didik masih bervariasi. Selain itu, madrasah memiliki potensi edupreneurship melalui program infak dan sedekah, kebun madrasah berbasis ekoteologi, serta kegiatan kultum peserta didik. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan kultur religius, inovasi pembelajaran PAI, dan pengembangan edupreneurship berbasis nilai Islam berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan di madrasah.