Siti Syarifah
SMPN 3 Pamukan Selatan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TRADISI LISAN SEBAGAI PEWARISAN BUDAYA MASYARAKAT BUGIS DI DESA RAMPA CENGAL Siti Syarifah
SEMIORA: Jurnal Bahasa, Semiotika, dan Budaya Vol 1 No 1 (2026): SEMIORA: Jurnal Bahasa, Semiotika, dan Budaya
Publisher : LPPM STKIP Paris Barantai Kotabaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk tradisi lisan yang berkembang dalam masyarakat Bugis di Desa Rampa Cengal, Kabupaten Kotabaru, serta menganalisis perannya dalam proses pewarisan budaya antargenerasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal, laporan penelitian, dokumen budaya, dan kajian etnografi yang relevan dengan tradisi lisan dan budaya masyarakat Bugis. Data dianalisis secara interpretatif melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi lisan masyarakat Bugis Rampa Cengal masih bertahan dalam bentuk pappaseng, petuah orang tua, ungkapan adat, cerita rakyat, dan berbagai bentuk komunikasi budaya yang mengandung nilai siri’ na pacce. Tradisi lisan berfungsi sebagai media pendidikan budaya, pembentukan karakter, penguatan solidaritas sosial, pelestarian memori kolektif, dan pemeliharaan identitas budaya masyarakat. Meskipun modernisasi dan perkembangan teknologi digital memengaruhi pola komunikasi generasi muda, tradisi lisan tetap mampu bertahan melalui adaptasi budaya yang dilakukan masyarakat. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian tradisi lisan, antropologi budaya, dan pelestarian budaya lokal, khususnya terkait peran tradisi lisan sebagai mekanisme pewarisan budaya masyarakat Bugis pesisir.