Yusriani Amanda
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KODING BERBASIS SCRATCH DAN KECERDASAN ARTIFISIAL UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL SISWA KELAS V SDN TERANGKIH Fikriansyah; Yusriani Amanda
SEMIORA: Jurnal Bahasa, Semiotika, dan Budaya Vol 1 No 1 (2026): SEMIORA: Jurnal Bahasa, Semiotika, dan Budaya
Publisher : LPPM STKIP Paris Barantai Kotabaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas implementasi pembelajaran koding berbasis Scratch dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dalam meningkatkan literasi digital siswa kelas V SDN Terangkih Kabupaten Kotabaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental melalui desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 32 siswa kelas V yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan angket respons siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan perhitungan Normalized Gain (N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai literasi digital siswa meningkat dari 57,38 pada pretest menjadi 87,75 pada posttest dengan peningkatan sebesar 30,37 poin. Hasil perhitungan N-Gain sebesar 0,71 berada pada kategori tinggi yang menunjukkan bahwa pembelajaran koding berbasis Scratch dan kecerdasan artifisial efektif dalam meningkatkan literasi digital siswa. Hasil observasi menunjukkan tingkat aktivitas siswa mencapai 87,50% dengan kategori sangat baik, sedangkan respons positif siswa terhadap pembelajaran mencapai 94,38%. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi pembelajaran koding, kecerdasan artifisial, dan literasi digital mampu meningkatkan pemahaman teknologi, kemampuan berpikir komputasional, kreativitas, serta pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab. Oleh karena itu, pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial layak diimplementasikan sebagai bagian dari penguatan kompetensi digital siswa sekolah dasar.