Kemampuan Imla’ wajib dimiliki oleh setiap pembelajar bahasa Arab, dan merupakan suatu keberhasilan pada pembelajaran bahasa Arab setelah keterampilan menyimak, berbicara serta membaca. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui hubungan latar belakang pendidikan, motivasi, dan minat dengan kemampuan Imla’ siswa kelas VII. Bertujuan untuk mengetahui hubungan latar belakang, motivasi dan minat terhadap kemampuan Imla’. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitic correlational dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII berjumlah 50 siswa, dan diambil sebanyak 50 responden sebagai sampel penelitian menggunakan total sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik dokumentasi, observasi, serta kuesioner. Teknik analisis data meliputi: analisis deskriptif yang ditampilkan dalam bentuk distribusi frekuensi, kemudian persyaratan analisis terdiri dari uji normalitas data dan uji linieritas. Uji hipotesis menggunakan korelasi Product Moment dengan teknik komputerisasi program SPSS for windows versi 22. Berdasarkan data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan latar belakang pendidikan dengan kemampuan Imla’ siswa, nilai rhitung yang dihasilkan sebesar 0,182 dan nilai probabilitas (p) = 0,207 > 0,05; kemudian ada hubungan motivasi belajar dengan kemampuan Imla’ siswa, nilai rhitungyang dihasilkan sebesar 0,604 dan nilai probabilitas (p) = 0,000 < 0,05; dan ada hubungan minat belajar dengan kemampuan Imla’ siswa kelas VII Tsanawiyah di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Ikhlas Demakan, Mojolaban Tahun Ajaran 2022-2023, nilai rhitung yang dihasilkan sebesar 0,447 dan nilai probabilitas (p) = 0,001 < 0,05. Penelitian ini diharapkan menambah khazanah keilmuan dan referensi bagi peneliti selanjutnya tentang hubungan latar belakang pendidikan, motivasi, dan minat dengan kemampuan imla’ siswa.