Abstract: This journal explores the local political dynamics of the Gayo community with a focus on harmonization of ethics and culture. Gayo society, which is rich in local traditions and values, faces various challenges due to modernization and the influence of national politics. Through a qualitative approach, this research examines how cultural values, such as mutual cooperation and deliberation, integrate with local political practices. Data was collected through interviews with community leaders and literature analysis, as well as direct observations in the field. The findings show that harmonization between ethics and culture plays an important role in strengthening community participation in the political process, as well as maintaining the sustainability of Ethics Gayo cultural identity. This journal emphasizes the need for collaboration between government and society to create policies that support the preservation of local culture. Keywords: Politics, Ethics, Local Culture, Gayo Tribe Abstrak: Jurnal ini mengeksplorasi dinamika politik lokal masyarakat Gayo dengan fokus pada harmonisasi etika dan budaya. Masyarakat Gayo, yang kaya akan tradisi dan nilai-nilai lokal, menghadapi berbagai tantangan akibat modernisasi dan pengaruh politik nasional. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkaji bagaimana nilai-nilai budaya dan etika, seperti gotong royong dan musyawarah, berintegrasi dengan praktik politik lokal. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan tokoh masyarakat dan analisis literatur, serta pengamatan langsung di lapangan. Temuan menunjukkan bahwa harmonisasi antara etika dan budaya berperan penting dalam memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses politik, serta menjaga keberlanjutan identitas etika dan budaya Gayo. Jurnal ini menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan kebijakan yang mendukung pelestarian budaya lokal. Kata kunci: Politik, Etika, Budaya Lokal, Suku Gayo