Luh Made Wisnu Satyaninggrat
Bisnis Digital Institut Teknologi Kalimantan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan Sistem Pergudangan Usaha Mikro Kecil (UMK) melalui Pemodelan Data Flow Diagram (DFD) dan Analisis MoSCoW Luh Made Wisnu Satyaninggrat; Prasis Damai Nursyam Hamijaya; Maryo Inri Pratama; Muhammad Ikhsan Alif S
Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 5 No. 3: NOVEMBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Infromasi UMK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/decode.v5i3.1349

Abstract

Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Indonesia umumnya masih mengelola stok barang secara manual menggunakan buku tulis atau spreadsheet sederhana, yang rentan terhadap kesalahan pencatatan, kehilangan data, dan keterlambatan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi pergudangan berbasis digital dengan pendekatan pemodelan Data Flow Diagram (DFD) secara bertingkat. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner terhadap 30 pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) di Balikpapan, serta analisis kebutuhan menggunakan matriks MoSCoW. Hasilnya, proses bisnis sistem pergudangan berhasil dianalisis dan dimodelkan dalam tiga tingkat DFD, yaitu DFD Level 0 (diagram konteks), DFD Level 1 (proses utama), dan DFD Level 2 (subproses teknis). Pemodelan ini menghasilkan arsitektur alur data yang logis dan sesuai dengan kebutuhan nyata pengguna. Selain itu, setiap fitur yang ada akan dikelomppokkan berdasarkan 3 pengguna, yaitu superadmin, gudang, dan viewer. Kontribusi penelitian ini terletak pada integrasi pemodelan DFD hingga Level 2 dengan analisis prioritas fitur menggunakan metode MoSCoW serta visualisasi alur bisnis melalui diagram swimlane. Pendekatan ini memberikan kerangka perancangan sistem informasi gudang yang lebih komprehensif dibanding studi sebelumnya, sekaligus menawarkan solusi praktis yang dapat menjadi fondasi transformasi digital UMK dalam pengelolaan persediaan secara efisien, adaptif, dan mudah diimplementasikan.