This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik Sipil
Moh Nur Fattakhul Mujahidin
Universitas Negeri Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Ketelitian Pengukuran Beda Tinggi Menggunakan Sipat Datar Metode Pergi Pulang dan Double Stand Pada Praktik Pengukuran Tanah Siswa DPIB SMKN 11 Malang Ilhan Widiasaputra; Bambang Supriyanto; Moh Nur Fattakhul Mujahidin; Anya Vineta Mahardika
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 2 (2026): Teras Jurnal (September 2026)
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v16i2.1433

Abstract

Abstrak   Ketelitian pengukuran beda tinggi merupakan aspek penting dalam praktik survei dan pemetaan karena memengaruhi kualitas data yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan membandingkan ketelitian pengukuran beda tinggi menggunakan metode pergi pulang dan double stand pada praktik pengukuran tanah siswa Program Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) SMKN 11 Malang. Penelitian menggunakan metode komparatif dengan variabel bebas berupa metode pengukuran dan variabel terikat berupa ketelitian pengukuran beda tinggi. Data diperoleh dari 25 pasangan hasil pengukuran menggunakan sipat datar, kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, dan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode double stand menghasilkan 22 data (88%) yang memenuhi standar deviasi 0,002 m, sedangkan metode Pergi-Pulang menghasilkan 13 data (52%). Uji Wilcoxon menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,004 (p<0,05), Sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara metode pergi-pulang dan metode double stand, dengan tingkat perbedaan sebesar 36%, yang disebabkan oleh perbedaan teknis dalam proses pengambilan data pada kedua metode. Metode double stand direkomendasikan karena menghasilkan pengukuran beda tinggi yang lebih teliti dan mampu meminimalkan pengaruh kesalahan pengukuran.   Kata kunci: beda tinggi, ketelitian pengukuran, metode double stand, metode pergi pulang     Abstract   The accuracy of high difference measurements is an important aspect in surveying and mapping practices because it affects the quality of the data produced. This study aims to compare the accuracy of high difference measurements using the back and forth method and the double standard method in the land measurement practices of students from the Building Modeling and Information Design (DPIB) program at SMKN 11 Malang. The research employs a comparative method with the independent variable being the measurement method and the dependent variable being the accuracy of high difference measurements. Data were obtained from 25 pairs of measurement results using flat characteristics, then analyzed using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, and the Wilcoxon Signed Rank Test. The results indicate that the double standard method produced 22 data points (88%) that met the standard deviation of 0.002 m, whereas the back and forth method produced 13 data points (52%). The Wilcoxon test showed an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.004 (p<0.05), indicating a significant difference between the return trip method and the double standard method, with a difference level of 36%, caused by technical differences in the data collection processes of both methods. The double standard method is recommended as it results in more accurate high difference measurements and is capable of minimizing the influence of measurement errors..   Keywords: measurement accuracy, height difference, double stand method, back and forth leveling method