Nur Ulul Azmi
IPB University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tinjauan Literatur: Transformasi Limbah Cangkang Telur dan Sekam Padi Sebagai Katalis CaO-SiO2 dalam Produksi Biodiesel Nur Ulul Azmi; Revia Syafutri; Naufal Irsyad Hanif; Rizky Ikhsan Febrian; Davin Rasendriya Prayata
PendIPA Journal of Science Education Vol 10 No 3 (2026): July - September
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.10.3.855-864

Abstract

Produksi biodiesel secara konvensional umumnya masih menggunakan katalis homogen yang memiliki kelemahan berupa proses pemisahan yang rumit, pembentukan limbah cair, dan potensi korosi pada peralatan. Salah satu alternatif yang lebih ramah lingkungan adalah penggunaan katalis heterogen berbasis limbah biomassa. Kajian ini bertujuan menganalisis potensi limbah cangkang telur dan abu sekam padi sebagai bahan baku sintesis katalis heterogen CaO-SiO₂ untuk produksi biodiesel serta mengevaluasi karakteristik, kinerja katalitik, dan kontribusinya terhadap pencapaian SDGs. Penelitian dilakukan menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah, buku, dan sumber terpercaya yang dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir. Data dianalisis secara deskriptif, komparatif, dan sintesis untuk membandingkan metode sintesis, karakterisasi, serta performa katalis. Hasil kajian menunjukkan bahwa cangkang telur merupakan sumber CaO berkualitas tinggi melalui proses kalsinasi, sedangkan abu sekam padi menghasilkan SiO₂ amorf dengan luas permukaan tinggi yang efektif sebagai material pendukung. Pengompositan CaO-SiO₂ mampu meningkatkan luas permukaan, stabilitas, dan aktivitas katalitik dibandingkan CaO murni. Komposisi optimum diperoleh pada penambahan SiO₂ sebesar 5%, yang menghasilkan rendemen biodiesel mencapai sekitar 96,29%. Pemanfaatan kedua limbah biomassa tersebut tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi biodiesel, tetapi juga mendukung penerapan ekonomi sirkular, pengurangan limbah, serta pencapaian SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).