Febianti Nur Aisyah
Program Studi Gizi, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Tingkat Kecukupan Zat Besi, Status Gizi, dan Kualitas Tidur dengan Kejadian Anemia pada Mahasiswi Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan di Universitas Negeri Surabaya Febianti Nur Aisyah; Ratna Candra Dewi; Fitriana Nugraheni; Yuni Nurwati
Media Gizi Ilmiah Indonesia Vol 4 No 2 (2026): AUGUST 2026
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/mgii.v4i2.153

Abstract

Mahasiswi merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia karena mengalami menstruasi setiap bulan dan cenderung memiliki pola hidup yang kurang sehat akibat tuntutan akademik. Menganalisis hubungan antara tingkat kecukupan zat besi, status gizi, dan kualitas tidur dengan kejadian anemia pada mahasiswi Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan di Universitas Negeri Surabaya. Menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 94 mahasiswi Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan di Universitas Negeri Surabaya menggunakan proportional stratified random sampling. Data konsumsi zat besi diukur menggunakan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), status gizi menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT), kualitas tidur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), dan kadar hemoglobin menggunakan alat GCHb Easy Touch. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Terdapat 89 responden (94,7%) memiliki tingkat kecukupan zat besi kurang, 65 responden (69,1%) berstatus gizi normal, 69 responden (73,4%) memiliki kualitas tidur buruk, dan 22 responden (23,4%) mengalami anemia. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecukupan zat besi (p = 0,333) dan kualitas tidur (p = 0,307) dengan kejadian anemia. Terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kejadian anemia (p = 0,003). Status gizi berhubungan secara signifikan dengan kejadian anemia, sedangkan tingkat kecukupan zat besi dan kualitas tidur tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian.