Kurang Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil masih menjadi masalah gizi utama di Indonesia yang berpotensi memicu komplikasi kehamilan, anemia, dan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis bahan pangan lokal merupakan salah satu strategi penanganan yang diterapkan di tingkat pelayanan primer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh PMT lokal terhadap status gizi, asupan gizi, dan kadar hemoglobin (Hb) pada ibu hamil KEK di Puskesmas Rimbo Data dan Mungo. Metode penelitian menggunakan pre-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design yang melibatkan seluruh ibu hamil KEK (LILA <23,5 cm) trimester II dan III yang memenuhi kriteria inklusi melalui teknik total sampling. Intervensi dilakukan berupa pemberian PMT lokal selama 120 hari. Data yang dikumpulkan meliputi status gizi (Lingkar Lengan Atas/ LILA), asupan gizi (energi, protein, zat besi melalui food recall jam), serta kadar Hb (pemeriksaan Hemocue). Analisis data mencakup analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Paired t-test atau Wilcoxon ( ). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata status gizi, asupan energi, protein, dan zat besi, serta kadar hemoglobin setelah pemberian PMT lokal. Uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan PMT lokal terhadap status gizi (p<0,05). Sedangkan asupan zat gizi dan kadar hemoglobin ibu hamil KEK tidak terdapat pengaruh yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian intervensi (p>0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah PMT lokal terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perbaikan status gizi ibu hamil KEK yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai LILA, namun belum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap asupan energi, protein, zat besi, maupun kadar Hb (p > 0,05).