Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, gastritis termasuk dalam sepuluh besar penyakit terbanyak di fasilitas pelayanan kesehatan. Di UPT Puskesmas Way Kandis Bandar Lampung, jumlah kasus gastritis masih cukup tinggi sehingga diperlukan upaya untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gastritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepuasan makan dan kebiasaan konsumsi makanan pemicu asam lambung berdasarkan Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan Food Recall 24 Jam dengan kejadian gastritis pada pasien di UPT Puskesmas Way Kandis Bandar Lampung Tahun 2026. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien yang berkunjung di UPT Puskesmas Way Kandis Bandar Lampung dengan jumlah sampel sebanyak 78 responden yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner kepuasan makan, Food Frequency Questionnaire (FFQ), Food Recall 24 Jam, dan lembar observasi. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara kepuasan makan dengan kejadian gastritis (p = 0,990), tidak terdapat hubungan antara kebiasaan konsumsi makanan pemicu asam lambung berdasarkan FFQ dengan kejadian gastritis (p = 0,469), dan tidak terdapat hubungan antara kebiasaan konsumsi makanan pemicu asam lambung berdasarkan Food Recall 24 Jam dengan kejadian gastritis (p = 0,449). Disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara veriabel. Disarankan kepada pihak puskesmas untuk tetap meningkatkan edukasi mengenai pola makan sehat, keteraturan waktu makan, serta pencegahan faktor risiko gastritis melalui kegiatan promosi kesehatan kepada masyarakat.