Yusak Eka Putra Sihombing
STT Yestoya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Signifikansi Pendidikan Agama Kristen bagi Pembentukan Karakter Peserta Didik di Sekolah dalam Mengatasi Kenakalan Remaja Yusak Eka Putra Sihombing; Ratri Wijaya Kusuma; Togi Marnaek Sigalingging; Adi Prasetyo Wibowo
CHARISTHEO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 5 No. 2 (2026): MARET
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Anugrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54592/jct.v5i2.287

Abstract

Pendidikan karakter yang berbasis Pendidikan Agama Kristen (PAK) menjadi fokus penting dalam pembentukan sikap dan perilaku peserta didik yang berintegritas dan beretika dalam kehidupan sehari-hari. Latar belakang penelitian ini adalah adanya tantangan dalam mengembangkan karakter peserta didik yang mampu mempraktikkan nilai-nilai kejujuran, toleransi, disiplin, kerja keras, serta cinta tanah air secara konsisten, sehingga menjadi manusia yang berkarakter sesuai dengan ajaran Kristiani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pelaksanaan PAK dalam menguatkan pembentukan karakter peserta didik di sekolah serta mengevaluasi hasil belajar berdasarkan indikator perilaku karakter yang telah ditetapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui observasi langsung, wawancara dengan guru dan peserta didik, serta dokumentasi catatan perilaku peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PAK secara sistematis dan berkelanjutan mampu meningkatkan pemahaman dan implementasi nilai-nilai karakter dalam kehidupan peserta didik, yang terlihat dari perubahan sikap positif serta interaksi sosial yang harmonis di lingkungan sekolah. Selain itu, penilaian yang melibatkan pengamatan, catatan anekdotal, dan tugas reflektif memberikan gambaran komprehensif tentang perkembangan karakter peserta didik. Kesimpulannya, Pendidikan Agama Kristen berperan penting dalam menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai karakter yang tidak hanya menjadi teori, melainkan aktual dalam kehidupan nyata peserta didik, sehingga mereka dapat berkontribusi secara positif dalam masyarakat multikultural. Oleh karena itu, implementasi pendidikan karakter secara berkesinambungan serta penilaian holistik sangat diperlukan untuk mencapai tujuan pendidikan karakter secara optimal.