Suryani Suryani
Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Hortikultura, Politeknik Negeri lampung. Provinsi Lampung, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Ekstrak Tembakau dalam Menekan Kerusakan Akibat Serangan Hama pada Tanaman Solanaceae dan Brassicaceae: Effectiveness of Tobacco Extract in Suppressing Pest Damage in Solanaceae and Brassicaceae Crops Dila Febria; Betari Safitri; Sekar Utami Putri; Ratih Rahhutami; Wika Anrya Darma; Suryani Suryani; Ni Luh Putri Ayu Ningsih; Feni Kurniawati
Gontor Agrotech Science Journal Vol. 12 No. 01 (2026): Juni 2026
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/agrotech.v12i01.16

Abstract

Tanaman  tomat,  cabai,  dan  kembang  kol  merupakan  komoditas hortikultura  strategis  yang rentan terhadap serangan berbagai hama utama seperti kutu kebul, thrips, Plutella xylostella dan kutu daun. Pengendalian masih bergantung pada pestisida sintetis yang dilaporkan menimbulkan berbagai dampak  negatif  seperti  resistensi  hama,  resurjensi,  pencemaran  lingkungan,  serta  residu  berbahaya sehingga   diperlukan   alternatif   pengendalian   yang   lebih   ramah   lingkungan.   Ekstrak   tembakau (Nicotiana  tabacum)  yang  mengandung  senyawa  aktif  nikotin,  alkaloid,  flavonoid,  dan  saponin berpotensi  sebagai  pestisida  nabati  karena  terbukti  efektif  menekan  populasi  dan  kerusakan  akibat serangan hama pada tanaman Solanaceae dan Brassicaceae, sehingga berpeluang mendukung sistem budidaya  hortikultura  berkelanjutan.  Penelitian  dilakukan  di  Kebun  Percobaan  dan  Praktikum Hortikultura, Politeknik Negeri Lampungpada bulan Juni hingga November 2025 dengan bahan yang digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  tomat  Gustavi F1,  cabai  Kopay, kembang  kol East West  Seed PM 3000 serta daun tembakau yang dikeringkan. Sebanyak 250 gram daun tembakau kering direndam dalam 5 liter air selama 24 jam. Pengaplikasian dilakukan dengan 250 ml air rendaman daun tembakau dicampurkan kedalam 5 liter air dan diaplikasikan dua kali seminggu. Pengamatan dilakukan dengan menghitung populasi hama dan intensitas kerusakan akibat serangan hama. Pengaplikasian pestisida nabati berbahan daun tembakau efektif menurunkan intensitas kerusakan pada daun tanaman cabai sebesar 35,30%, pada tanaman tomat sebesar 68,93% dan pada tanaman kembang kol sebesar 46%. Oleh sebab itu, pemanfaatan ekstrak tembakau berpotensi menjadi alternatif pengendalian hama yang lebih aman dan mendukung penerapan sistem pertanian berkelanjutan.