Wawan Wawan
Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Naungan Terhadap Produksi Biomassa Dan Kadar N Berbagai Legume Cover Crop (Lcc) Merambat: The Effect of Shade Levels on Growth, Biomass Production, and Nitrogen Concentration of Legume Cover Crops (LCC) Gian Sapta Adrialin; Wawan Wawan; Hapsoh Hapsoh
Gontor Agrotech Science Journal Vol. 11 No. 02 (2025): Desember 2025
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Naungan Terhadap Produksi Biomassa Dan Kadar N Berbagai Legume Cover Crop (Lcc) Merambat Tanaman penutup tanah legum banyak digunakan di perkebunan skala besar untuk meningkatkan kesuburan tanah, mengurangi erosi, dan meningkatkan keberlanjutan pertanian. Namun, pertumbuhan dan produktivitasnya di perkebunan kelapa sawit seringkali terhambat oleh naungan karena tajuk kelapa sawit membesar seiring bertambahnya umur tanaman, mengurangi cahaya yang tersedia untuk tanaman di bawahnya. Beberapa spesies Legum tertentu mampu mentolerir kondisi cahaya rendah, namun lebih banyak yang tidak toleran terhadap naungan. Penelitian ini mengevaluasi efek naungan terhadap produksi biomassa dan konsentrasi nitrogen daun dari berbagai spesies Legum, dan mengidentifikasi spesies yang mampu mempertahankan produktivitas tinggi di lingkungan yang memiliki naungan. Percobaan ini menggunakan desain split-plot dalam kerangka blok acak. Tingkat naungan (0, 55, 65, dan 75%) ditetapkan pada plot utama, sedangkan spesies Legum (Mucuna bracteata, Pueraria javanica, Calopogonium mucunoides, Mucuna pruriens, dan Centrosema pubescens) ditetapkan pada subplot dengan 4 ulangan, menghasilkan 80 unit percobaan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa naungan secara signifikan mengurangi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, konsentrasi nitrogen daun, konsentrasi klorofil, laju fotosintesis, dan produksi biomassa. Di antara kelima spesies tersebut, Mucuna pruriens secara konsisten menunjukkan biomassa tertinggi (21,10%) dan konsentrasi nitrogen daun tertinggi (21,42%) dalam kondisi di bawah naungan, mengungguli Pueraria javanica, Centrosema pubescens, Mucuna bracteata, dan Calopogonium mucunoides. Hasil akhir menunjukkan bahwa Mucuna pruriens adalah spesies yang paling toleran terhadap naungan dan paling produktif untuk digunakan sebagai tanaman penutup tanah dalam sistem perkebunan yang memiliki naungan.