Mustika Adzania Lestari
Politeknik Negeri Lampung, Jl. Soekarno Hatta No.10, Rajabasa Raya, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35141

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Aplikasi Ekstrak Bawang Merah Melalui Daun Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Anggrek Pada Fase Aklimatisasi: Application of Shallot Extract Foliar Spray to Enhance Growth of Orchid (Dendrobium ap.) at The Acclimatization Stage Mustika Adzania Lestari; Reza Zulfahmi; Hevia Purnama Sari; Desty Aulia Putranti
Gontor Agrotech Science Journal Vol. 11 No. 01 (2025): Juni 2025
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dendrobium sp. merupakan jenis anggrek yang menjadi primadona karena warna dan bentuknya yang beragam, tangkai bunga yang lentur serta tingkat kesegaran yang relatif lama. Aplikasi Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) pada budidaya anggrek telah banyak dilakukan untuk mengatasi laju pertumbuhan yang cenderung lambat, terutama pada tahap aklimatisasi yang merupakan fase kritis dalam perbanyakan in vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh frekuensi pemberian ekstrak bawang merah sebagai ZPT alami melalui penyemprotan pada daun (foliar spray) terhadap pertumbuhan anggrek Dendrobium sp. pada tahap aklimatisasi. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan frekuensi penyemprotan (0, 1x, 2x, 3x, dan 4x). Data dianalisis dengan sidik ragam dan uji lanjut (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ekstrak bawang merah melalui daun terbukti mampu meningkatkan pertumbuhan bibit anggrek Dendrobium sp. pada tahap aklimatisasi. Frekuensi penyemprotan sebanyak 3x menghasilkan pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar tanaman, dan jumlah akar yang lebih tinggi dari kombinasi perlakuan lainnya. Foliar spray menjadi metode yang lebih efektif karena mampu menyediakan nutrisi yang lebih cepat diakses oleh tanaman melalui mekanisme transport aktif sekaligus mengurangi residu pemakaian.