XY merupakan perusahaan yang memproduksi vetsin dan termasuk industri pangan. Perusahaan ini memanfaatkan sumber daya material secara besar-besaran untuk pengembangan industrinya, yang berdampak pada lingkungan. Limbah karbon aktif merupakan hasil dari proses penyerapan warna larutan. Masalahnya yaitu limbah yang dihasilkan menyebabkan pencemaran pada lingkungan perusahaan dan tidak dapat diitsimpan lama. Limbah karbon yang dihasilkan rata-rata pada Bulan Januari sampai Desember 2023 yaitu 86.40 ton. Oleh karena itu, diperlukan pemanfaatan kembali limbah karbon aktif menjadi biochar atau pupuk karbon. Strategi pengolahan dengan melakukan eksperimen menggunakan metode taguchi. Identifikasi masalah dengan pendekatan yang mengacu pada Responsible Waste Management Hierarchy, serta membatasi pelaksanaan eksperimen pada prinsip reuse atau guna-ulang. Metode Taguchi Orthogonal Array L4 dipilih untuk desain eksperimen karena lebih hemat biaya dibandingkan DOE lainnya serta signal noise sudah bisa diprediksi. Penelitian ini melalui metode eksperimental dengan tujuan mengetahui pengaruh media tanam biochar dari limbah karbon aktif terhadap pertumbuhan tanaman kangkung (gr) serta mendapatkan variasi komposisi yang optimal. Hasilnya, diperoleh desain optimasi dengan bahan limbah karbon basah, konsentrasi biochar 25%, kondisi cahaya terang, dengan nilai n-gain 4,49 menghasilkan kategori improve peningkatan tinggi. Perbandingan kualitas biochar dengan Charcoal Powder dari Workplant Store sesuai dengan standar SNI 06-3730-1995. Pada produk biochar dari limbah karbon aktif terdapat kandungan glutamate sebesar 0.345 g/dL yang merupakan asam amino yang baik untuk pertumbahan tanaman.