Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar terhadap sistem kerja, pola komunikasi, dan strategi organisasi dalam menghadapi persaingan global yang semakin kompleks. Organisasi dituntut untuk memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi agar mampu bertahan dan berkembang di era digital. Salah satu pendekatan yang dinilai efektif dalam meningkatkan kemampuan adaptasi organisasi adalah penerapan konsep learning organization. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran learning organization dalam meningkatkan kemampuan adaptasi organisasi di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (literature review) dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah, buku, dan artikel penelitian yang berkaitan dengan pembelajaran organisasi, transformasi digital, budaya inovasi, serta manajemen pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa learning organization berperan penting dalam membangun budaya belajar berkelanjutan, meningkatkan kemampuan inovasi, memperkuat knowledge sharing, serta mendukung pengembangan kompetensi sumber daya manusia dalam menghadapi perubahan teknologi dan lingkungan kerja. Selain itu, penerapan learning organization juga mampu menciptakan budaya organisasi yang lebih terbuka, kolaboratif, dan adaptif terhadap perubahan. Namun demikian, penerapannya di era digital masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan literasi digital, ketergantungan terhadap teknologi, kurangnya kreativitas pembelajaran, serta budaya organisasi yang belum sepenuhnya mendukung proses pembelajaran berkelanjutan. Oleh karena itu, organisasi perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, membangun budaya inovasi, serta menyediakan sistem pembelajaran yang fleksibel dan adaptif agar mampu menghadapi dinamika era digital secara efektif. Dengan demikian, learning organization menjadi strategi penting dalam meningkatkan kemampuan adaptasi, daya saing, dan keberlangsungan organisasi di era digital.