This Author published in this journals
All Journal Inovasi Kurikulum
Fransiska Nofitri Sanit
Universitas Katolik Widya Mandira

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Local culture-based dance learning innovation through Tari Kreasi Tenun Kadek Paramitha Hariswari; Fransiska Nofitri Sanit
Inovasi Kurikulum Vol. 23 No. 1 (2026): Inovasi Kurikulum, February 2026
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v23i1.202

Abstract

This study aims to describe the form, implementation process, and main characteristics of Tari Kreasi Tenun as an innovation in local culture-based dance learning at SMP Negeri 1 Insana, Timor Tengah Utara Regency. The research employed a qualitative descriptive method with a field study approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving the dance interest program teacher and eighth-grade students. The results indicate that the implementation of Tari Kreasi Tenun constitutes an innovative learning strategy in dance education by integrating local cultural values—particularly the symbolic meanings and aesthetics of Timorese woven fabric—into formal education. The learning process comprises stages of introducing tenun motifs, exploring movement, and creating simple dance compositions that reflect cooperation, perseverance, and regional cultural identity. The dance form combines traditional and modern elements adjusted to the students’ characteristics. This innovation not only strengthens students’ understanding of local dance art but also fosters pride in local cultural heritage and supports the implementation of local wisdom-based curricula in schools.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, proses penerapan dan karakteristik utama Tari Kreasi Tenun sebagai inovasi pembelajaran seni tari berbasis budaya lokal di SMP Negeri 1 Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru dan murid kelas VIII program minat tari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Tari Kreasi Tenun menjadi strategi inovatif dalam pembelajaran seni tari karena mampu mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal, khususnya makna simbolik dan estetika kain tenun Timor, ke dalam konteks pendidikan formal. Proses pembelajaran dilakukan melalui tahapan pengenalan motif tenun, eksplorasi gerak, dan penciptaan komposisi tari sederhana yang mencerminkan nilai kerja sama, ketekunan, dan identitas budaya daerah. Bentuk penyajian tari memadukan unsur tradisional dan modern yang disesuaikan dengan karakter murid SMP. Inovasi ini tidak hanya memperkuat pemahaman murid terhadap seni tari daerah, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya lokal serta mendukung implementasi kurikulum berbasis kearifan lokal di sekolah. Kata Kunci: budaya lokal; inovasi pembelajaran; seni tari; Tari Kreasi Tenun